SuaraBanten.id - Surat perjanjian damai Rizky Billar dan Lesti Kejora di media sosial beredar luas. Sejumlah netizen seolah syok saat melihat salah satu poin yang ada dalam surat tersebut.
Hingga saat ini kasus KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora memang masih menyita perhatian publik. Kendati sudah berakhir damai, fakta seputar kasus tersebut masih jadi perbincangan di media sosial.
Publik disuguhi bocoran surat perjanjian damai antara Rizky Billar dan Lesti Kejora. Dalam surat itu ada poin yang mengungkap bahwa orang yang melaporkan tindakan KDRT Rizky Billar adalah ayah Lesti Kejora, Endang Mulyana.
Fakta bahwa Endang Mulyana yang melaporkan Rizky Billar dalam surat perjanjian ini pun menjadi sorotan pengguna TikTok @satrio.imanuel.
"Alasan utama akhirnya Lesti Kejora mau mencabut laporan KDRT oleh Rizky Billar dan bebas dari tuntutan penjara. Bukan karena Lesti nge-prank netizen se-Indonesia bukan, bukan karena Lesti dan Billar membuat settingan dalam kasus ini," ujar pengguna TikTok tersebut dalam salah satu video unggahannya dikutip Senin (17/10/2022).
Ia menduga salah satu alasan Lesti Kejora mau memaafkan Rizky Billar dan kembali rujuk, karena bukan dirinya yang melaporkan sang suami.
"Ternyata alasan utamanya memang Lesti Kejora tidak ingin melaporkan Rizky Billar dari awal. Lesti memang tidak ingin melaporkan dan memenjarakan suaminya. Ternyata yang membuat laporan KDRT itu ayahnya Lesti, pak Endang. Buktinya ada di surat perjanjian ini," ujarnya.
Endang Mulyana tertulis sebagai pelapor dalam dalam poin C.
"Bahwa sehubungan dengan laporan polisi yang dibuat oleh ayah dari pihak kedua, maka demi memenuhi syarat sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif dan telah disepakati para pihak untuk berdamai," demikian bunyi keterangannya.
Baca Juga: Sempat Dihujat Karena Konten KDRT, Sekarang Baim Wong Malah Dapat Permintaan Maaf
Berdasarkan Pasal 26 ayat (1) UU KDRT, yang dapat melaporkan tindak KDRT adalah korban itu sendiri. Namun, dalam ayat ke-2 disebutkan bahwa keluarga atau pihak lain juga bisa melaporkan jika mendapat kuasa dari korban.
Unggahan pengguna TikTok ini memantik komentar warganet. Mereka mengungkit ekspresi wajah Endang Mulyana saat Lesti mengumumkan mencabut laporan.
"Pantes ayah Lesti wajahnya kelihatan kecewa, kesal, sedih, bingung, marah campur aduk semuanya. Semangat ayah Lesti," kata netizen. "Pantesan raut wajah Pak Endang begitu terlihat memendam kekecewaan mendalam," ujar yang lain. "Sudah ketebak dari raut wajah yang ditunjukkan pak Endang waktu konpers," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?
-
21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan
-
Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027
-
Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm
-
Baku Tembak di Yahukimo: 4 Anggota OPM Batalyon Eden Sawi Tewas saat Markasnya Digerebek
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang