SuaraBanten.id - Sebanyak empat warga Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten tertimbun longsor. Dua korban tertimbun longsor pasir Rohemi (47) dan Iyum (45) meninggal dunia di lokasi kejadian, Sabtu (8/10/2022) kemarin.
Sementara, dua warga lainnya Anah (46) dan Arsah (59) berhasil diselamatkan lalu dibawa ke Puskesmas terdekat.
Sekretaris Desa (Sekdes) Citorek Tengah, Herma Firmansyah membenarkan warganya ada yang meninggal akibat tertimpa longsoran pasir.
Meski demikian, Herma memastikan para korban bukanlah pekerja proyek jalanan tersebut melainkan hanya bekerja sampingan untuk mengambil pasir selepas dari sawah.
“Benar, itu warga kami. Tapi warga tersebut bukanlah pekerja di proyek jalan,” kata Herma saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (9/10/2022) dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id).
Herma mengungkapkan sebenarnya proyek pembangunan jalan sudah dihentikan sementara oleh Kepala Desa Citorek Tengah sejak 30 September 2022 lalu lantaran musim hujan.
“Pekerjaan sudah dihentikan untuk sementara dari tanggal 30 September 2022 karena faktor cuaca yang ekstrem dan Kepala Desa pun sedang melaksanakan ibadah umroh. Jadi pekerjaan kami hentikan dulu,” ungkap Herma.
Kata Herma, pihak desa sudah berkunjung ke rumah korban dan memberikan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia dan korban yang mengalami luka-luka.
“Untuk warga yang luka-luka pun sudah pulih dan kembali ke rumahnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, Batu Ampar Longsor, Warga Gotong Royong Evakuasi Korban
Sementara itu, salah satu keluarga korban, Erus mengatakan, kedua korban meninggal dunia saat ini sudah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Citorek Tengah.
“Saat ini, korban yang meninggal sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum di Desa Citorek Tengah. Sedangkan untuk yang luka-luka sudah diberikan perawatan di Puskesmas Cibeber ,” ungkap Erus.
Berita Terkait
-
Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano