SuaraBanten.id - Gempa dengan kekuatan 5,5 Magnitudo mengguncang Bayah, Banten sekitar pukul 17:02 WIB.
Menurut laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Episentrum gempa berada di 26 km kilometer barat daya Bayah.
Pusat gempa berlokasi di 7.09 Lintang Selatan, 106.08 Bujur Timur, dengan kedalaman 12 kilometer.
Dari informasi yang disampaikan BMKG, getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Daerah di Jawa Barat yang merasakan getaran gempa bumi Bayah salah satunya di Sukabumi.
Ahmad Dindin mengatakan gempa terasa dua kali di rumahnya di wilayah Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 17.00 WIB.
"Saya di rumah bersama keluarga terasa dua kali gempa, yang pertama selewat dan kedua lumayan besar," kata dia mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com
Hal senada dikatakan Matar Hagi Aldair yang saat gempa terjadi sedang berada di Jalan Brawijaya, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Dia merasakan guncangan gempa cukup besar saat sedang bekerja di lantai dua kantornya.
"Kaget banget, getaran gempanya lumayan," ujar Matar.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,5 Mengguncang Wilayah Lebak Banten, Getarannya Terasa Sampai Jakarta
Wilayah yang merasakan getaran gempa pada sore ini antara lain, III-IV Kab. Sukabumi, III Bayah, III Sukabumi, III Sagaranten, III Cianjur, III Panggarangan, III Ciptagelar, III Malingping, III Cihara, III Cibeber, III Cilograng, II-III Citeko, II-III Cisarua, II Pangandaran, II Ciputat, II Parung Panjang, II Pandeglang, II Majasari, II Serang, II Sawarna, II Tamanjaya, II Ujung Kulon, II Merak, II Tangerang, II Jakarta, II Depok.
Pihak BMKG pun meminta untuk masyarakat hati-hatu terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Berita Terkait
-
Gempa Magnitudo 5,5 Mengguncang Wilayah Lebak Banten, Getarannya Terasa Sampai Jakarta
-
Kesaksian Warga Cianjur yang Merasakan Gempa Bumi Bayah: Getarannya Cukup Besar
-
Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Bayah, Getaran Terasa hingga Jakarta dan Bogor
-
Terasa Hingga Jakarta, Ini Cuitan Warganet Saat Merasa Guncangan Gempa Banten
-
Warga Sawangan Depok Dibuat Geger dengan Hujan Es, Fenomena Apa?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel