SuaraBanten.id - Memulai karier sebagai model dan aktor, kini Baim Wong lebih dikenal sebagai YouTuber dan konten kreator dengan subscribers mencapai lebih dari 20 juta. Sayang konten yang dibuatnya dinilai nir-empati alias minim rasa empati, terutama konten terbarunya prank KDRT.
Diketahui Lesti, Kejora tengah disorot karena menjadi korban dugaan KDRT oleh Rizky Billar. Namun, tak lama setelah pemberitaan Lesti yang menghebohkan Baim Wong justru membuat konten prank polisi dengan meminta Paula berpura-pura menjadi korban kekerasan.
Konten itu segera saja menuai kecaman tak hanya dari netizen tapi juga dari rekan sesama selebriti. Banyak yang menuduh Baim rela melakukan apa saja demi cuan hingga menghilangkan empatinya pada korban-korban kekerasan di Indonesia.
Ternyata, ini bukan kali pertama Baim Wong menuai kecaman karena kontennya. Dirangkum dari berbagai sumber berikut beberapa konten kontroversial Baim Wong yang bikin gerah netizen.
1. Memarahi Kakek Suhud
Baim sering melakukan aksi bagi-bagi duit bagi mereka yang membutuhkan untuk kontennya. Namun, saat bertemu dengan Kakek Suhud, Baim justru mendapat kecaman sampai kehilangan sekitar 300 subscribers.
Hal ini karena dalam konten itu, Baim tidak membantu Kakek Suhud dan justru memarahinya. Padahal ia sendiri yang membangun citra sebagai orang dermawan hingga banyak yang minta tolong padanya termasuk Kakek Suhud. Setelah ramai dikecam, Baim meminta maaf dan berdamai dengan Kakek Suhud.
2. Prank Tukang Parkir
Konten prank menjadi konten yang cukup banyak digarap oleh Baim Wong dan timnya. Salah satu kontennya yang jadi kontroversi adalah prank tukang parkir di Surabaya. Si tukang parkir yang tidak tahu siapa Baim, dikerjai dengan dirinya pura-pura sebagai anak dari Gubernur Jawa Timur.
Anehnya konten prank ini didukung oleh pihak kepolisian terdekat yang juga bekerja sama dengannya. Si tukang parkir dikerjain bahwa dirinya akan masuk ke penjara sampai membuatnya ketakutan.
3. Gadis SD Berkutu
Seorang siswi SD di Kota Solo pernah viral karena memiliki banyak kutu di rambutnya. Baim dihujat atas kunjungannya ke rumah Tamara, sebab ia tidak menyamarkan wajah Tamara dan keluarganya.
Meski Baim membelikan sepeda lipat untuk gadis kecil itu dan juga uang untuk ibunya, hujatan tetap diterima Baim. Ia dinilai memanfaatkan Tamara dan keluarga. Ia pun dibandingkan dengan Vera, guru dalam video Tamara yang viral. Sebab dalam video, Vera sama sekali tidak menampilkan wajah dari Tamara.
4. Borong Burung untuk Dilepaskan
Baim merasa kasihan dengan burung-burung yang dikurung dalam sangkar dan diperjualbelikan. Hal tersebut membuatnya memborong delapan burung yang dijual di pinggir jalan seharga Rp500 ribu.
Berita Terkait
-
Youtuber Bigmo Diadukan ke Polisi Usai Diduga Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape
-
Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Kolaborasi Teknologi Streaming Ini Dorong Industri Konten Lokal
-
Redefinisi Pengabdian: Dari Mahasiswa Kritis Menjadi Mahasiswa Konten
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3