SuaraBanten.id - Video pengacara dukun Firdaus Oiwobo yang menyampaikan somasi terbuka kepada keturunan Kesultanan Bima, Dewi Ratna Muchlisa Mandayara belakangan viral di media sosial.
Diketahui, sebelumnya Dewi Ratna memberikan penjelasan bila Firdaus Oiwobo tidak tercatat dalam naskah kuno peninggalan sultan Bima.
Meski demikian keduanya masih terus berdebat soal silsilah dan keturunan dari kesultanan karena Firdaus tetap bersikukuh bila dirinya merupakan cicit Sultan Ismail.
Namun, dalam video viral yang diunggah akun TikTok @fivepercentstop, Firdaus Oiwobo memberikan somasi terbuka kepada Dewi Ratna. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan berikan tiga somasi serta menuntut penjelasan.
"Somasi terbuka untuk sodari Ratna Dewi Muchlisa yang mengaku cucu sultan Bima. Somasi pertama dari saya, tolong jelaskan kaitan saya yang anda sebut sebagai cacing dan telah menjadi ulat lalu anda meminta kepada masyarakat Bima untuk menghabisi saya atau mungkin membunuh. Dan akan saya masukkan ranah pidana," ucap Firdaus Oibowo dalam video yang viral di TikTok itu.
"Somasi kedua saya, saya meminta penjelasan terkait video yang beredar bahwa anda mengaku itu istana Bima Asi Mbojo milik anda dan keluarga. Lalu saya meminta kejelasan kalau memang itu istana anda dari mana dasar hukumnya," imbuhnya.
Dalan video tersebut, pengacara dukun itu juga menjelaskan bisa akan melakukan audit terhadap museum Samparaja milik Dewi Ratna dan keluarganya.
"Yang ketiga, saya mensomasi anda juga terkait museum Samparaja. Ini museum rakyat atau museum anda pribadi ? Karna anda telah menamakan museum ini Samparaja artinya ini milik kesultanan," katanya.
Firdaus bahkan menyebut akan mengaudit keluar masuknya uang di yayasan tersebut dan akan mempidanakan atau memperdatakannya.
"Saya sebagai generasi sultan akan mengaudit setiap keluar masuknya uang di yayasan ini termasuk yayasan yang berkaitan dengan kesultanan lalu saya akan dipidanakan atau diperdatakan, saya tidak main-main," ujar Firdaus menambahkan.
"Dan saya akan mempertanyakan aset-aset daripada istana keturunan kami. Karena anda sudah memulai dan saya sudah bilang jangan colek saya terus, saya sudah mengajak anda stop tapi seakan-akan menyepelekan kami," pungkasnya.
Unggahan tersebut mendapat berbagai komentar dari warganet. Namun tak sedikit yang menyarankan Firdaus Oiwobo untuk langsung datang ke Bima.
"coba kau pulang ke bima ..kau jumpai mbak ratna .. baru saling jelaskan gimn ceritanya persoalan kalian ini ..kan beres ...," ucap @C****57.
"nah kenapa pas pada ngumpul keluarga Sultan, lu knp Gk datang Uu (emot tertawa)," timpal @ba*****76.
"coba perhatikan mulut nya (emot tertawa 4x)," ungkap @f****2. "bnn coba cek dulu (emot tertawa)," kata akun @pu****ku. "saya dukung Bu Ratna (emot pis) (emot tertawa 3x)," imbuh @N****1.
Tag
Berita Terkait
-
Fear of Missing Content: Tren Media Sosial yang Diam-diam Bikin Gen Z Lelah
-
Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Viral Hari Ini, Hilang Esok Hari: Mengapa Kita Sering Terjebak 'Lupa' pada Masalah?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban