SuaraBanten.id - Kirana Larasati pernah mengalami pelecehan seksual saat duduk di bangku SD alias Sekolah Dasar. Baru-baru ini Kirana Larasati menceritakan pengalaman buruknya menjadi penyintas pelecehan seksual.
Kirana Larasati mengalami pelecehan seksual sebanyak dua kali dalam waktu hampir berdekatan. Saat itu Kirana yang baru turun dari angkot dihadang seorang pria berseragam SMA.
"Dia putar balik, tiba-tiba dia remas (bagian dada)," kata Kirana Larasati di kanal YouTube Daniel Mananta yang diunggah Selasa (27/9/2022).
Kirana Larasati yang mendapat perlakuan seperti itu syok mematung. Bintang film Purple In Love ini bahkan sampai menangis hingga sesak napas.
"Trauma yang aku rasakan seperti mau mati. Badan aku rasanya kotor, enggak berharga," ujar Kirana Larasati.
Setelah menenangkan diri, Kirana Larasati akhirnya bisa meminta pertolongan kepada polisi yang berada di sekitar. Tapi karena sudah berlangsung beberapa saat, si pelaku kabur.
"Kamu tahu yang terburuk? Aku enggak bilang orangtua," kata Kirana Larasati.
Artis 35 tahun itu memahami sifat ayah tirinya yang akan langsung bertindak tegas kepada sekolah. Alih-alih merasa tenang, ia khawatir kejadian tersebut akan heboh dan makin membuatnya tertekan.
Belum hilang dari rasa trauma ini, Kirana Larasati kembali merasakan pelecehan seksual. Seorang lelaki yang sedang nongkrong, mendadak memegang kaki bagian bawah sang artis.
Baca Juga: Kirana Larasati Bongkar Pelecehan Seksual di Lokasi Syuting
"Aku lemas juga dong. Langsung, wah enggak ingat, mungkin lari ke rumah," kata Kirana Larasati berusaha mengingat.
Berita Terkait
-
After the Hunt: Dialog Filosofis tentang Moralitas dan Dinamika Generasi
-
YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG
-
Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal
-
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
-
Monster Sesungguhnya Adalah Trauma: Mengulas Sisi Gelap Film 'Badut Gendong'
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial