SuaraBanten.id - Seorang wanita berinisial A (32) dan putrinya A (3) warga Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten diduga dibakar oleh sang suami berinisial D.
Menurut informasi, peristiwa ibu dan anak dibakar ayah tiri itu terjadi pada Sabtu (24/9/2022) kemarin sekira pukul 03.00 WIB di rumah korban.
Saat kejadian, korban dan anaknya tengah tidur terlelap di kamar namun tiba-tiba keduanya disiram dengan cairan yang diduga BBM oleh pelaku.
Ibu dan anak yang kaget langsung terbangun karena disiram oleh pelaku, korban sempat bertanya pada pelaku kenapa dia dan anaknya disiram.
Bukannya menjawab pertanyaan korban, pelaku malah menyalakan korek api hingga korban dan anaknya terbakar.
"Memang sebelum kejadian suaminya itu tidak tidur, bolak-balik terus masuk kamar ga tau apa yang dipikirkan. Nah kejadiannya itu jam 03.00 WIB," kata Kakak korban Amamah, Selasa (27/9/2022) dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id).
"pas jam 03.00 wib itu pelaku nyiram dan dikira nyiram air, dia (korban) kaget terus bangun tapi pas dicium rada bau soalnya kan bensin itu bau dan rada dingin juga," ungkapnya.
Korban yang terbakar berusaha memadamkan api dengan cara menyiramkan air pada muka dan tangannya. Saat itu ia baru tersadar anaknya ikut jadi korban setelah api ditubuhnya telah padam.
“Dia (korban) tanya ini apa, pas dia keluar baru sampe pintu suaminya itu langsung nyalain korek api terus langsung kebakar muka sama tangan. Pas tau kebakar dia (korban) langsung ke kamar mandi langsung disiram, dia ga inget kalau ada anak dia, baru pas api pada dia liat anaknya juga kebakar,” jelasnya.
Amamah menceritakan, korban dan pelaku baru menikah Agustus 2022 lalu atau 2 bulan. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab adiknya dibakar oleh pelaku.
Namun, akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada bagian muka dan tangan. Anak korban juga sepertinya mengalami trauma pasca kejadian tersebut.
“Anaknya kalau ketemu orang pasti takut bilangnya jangan bakar dede, terus korban juga kalau ketemu keluarga langsung nangis kaya pengen cerita kenapa saya ko dibakar gitu aja,” terangnya.
Pasca kejadian, pelaku sempat mengantarkan korban ke RSUD Berkah Pandeglang untuk dirawat. Namun setelah itu pelaku tidak terlihat lagi bahkan saat ini rumah pelaku yang menjadi tempat kejadian dalam keadaan kosong.
“Korban dibawa sama pelaku tapi pas udah dibawa ke sini dari hari Sabtu dia enggak keliatan sampe sekarang. Nah kemarin pas Sabtu Minggu itu adik saya datangin ke rumahnya yang jadi TKP itu tapi ga ada orang,” tuturnya.
Saat dikonfirmasi, Panit Reskrim Polsek Kota Pandeglang, IPDA Aaf Ahmad Sapei mengaku sudah menerima laporan terkait kejadian itu. Pihak kepolisian kini masih berusaha mencari keberadaan pelaku.
Tag
Berita Terkait
-
Bejat! Modus Pedagang Takoyaki Ajak Anak 11 Tahun Naik Sepeda, Berakhir Dicabuli di Kalideres
-
Modus Jemput Pakai Sepeda Mini, Pedagang Takoyaki di Kalideres Tega Cabuli Bocah di Bawah Umur
-
Bahlil: Kewajiban E10 Paling Lambat Berlaku pada 2028
-
Inara Rusli Akui Pernah Pukul Anak, Tuduhan Mantan Mertua Benar
-
Aksi Buang Sampah Warnai Protes di Kantor Wali Kota Tangsel
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta