SuaraBanten.id - Pengacara Persatuan Dukun se-Indonesia, Firdaus Oiwobo belakangan semakin dikenal lantaran kerap viral dengan pernyataan kontroversial yang beredar di media sosial.
Tak jarang Firdaus Oiwobo menyinggung beberapa ulama tanah air hingga kerap membuat netizen geram dengan dirinya.
Terbaru, dalam unggahan video akun TikTok @kalongmistery, Sugi Nur Raharja atau akrab disapa Gus Nur juga turut memberikan komentarnya terhadap pengacara dukun tersebut.
Ia mengatakan bila semua yang diucapkan oleh Firdaus ada salah. Ia pun menyebut Firdaus seringkali muncul di media sosialnya meski ia tidak mengikutinya.
"Saya gak ngikutin tapi orang ini muncul terus di beranda mas, saya gak tahu kenapa ini. Dan akhirnya lihat sekilas-sekilas, kalau tidak percaya dengan dukun batal syahadatnya. Saya paham akhirnya makin kesini makin diplintir, makin disempurnakan," ungkap Gus Nur dalam video viral itu.
Gus Nur juga mambahas Firdaus yang menyebut tidak percaya dukun berarti tidak peraya gaib merupakan hal yang salah. Ia juga menyebut hal gaib dengan dukun merupakan hal yang berbeda.
"Padahal dari kosa kata itu mau dilihat dari mana pun ya tetap salah. Tidak percaya dukun berarti tidak percaya ghaib padahal percaya dengan ghaib bagian daripada rukun iman, rukun islam. Ghaib dengan dukun dua hal yang beda mas," ungkap Gus Nur dalam video yang viral di TikTok itu.
Gus Nur bahkan juga menyebut bahwa Firdaus telah kehilangan harga dirinya karena ucapannya yang tidak benar. Ia menjelaskan kalau pengacara dukun tersebut baru bisa sadar jika dimasukkan kedalam penjara.
"Orang ini makin kehilangan harga dirinya itu intinya sudah tapi orang ini memang punya kelainan. Viralnya, viral negatif tapi dia makin ketagihan dengan viral itu, ada orang yang respon dikit dia langsung respon. Kata-katanya salah semua mas, kayak kutub utara kutub selatan tuh gak nyambung," ujarnya.
"Hari ini ngomong apa besok ngomong apa bahkan gak usah besok, pagi ngomong apa siang dikit udah ngomong apa itu udah beda. Yah pengacara dukun, ya saya yakin dong orang ini kan memang kelainan jadi dia gak akan sadar, dia akan sadar nanti kalau dia dipenjara," imbuhnya.
Unggahan tersebut kemudian dibanjiri netizen dengan berbagai komentar, bahkan tak sedikit yang setuju dengan apa yang disampaikan oleh Gus Nur itu.
"Sumpah..baru kali ini gue setuju dengan ucapan nya si gua Nur...," Kata akun @Ha****ni.
"setuju bang (emot tertawa 3x)," Ungkap @Y****6. "tumben sugi nur ngomong bener.... Ajib bgt dah....," Timpal @Aq****ox.
"@@Adam86: setuju sm pendapat Gus Nur..(emot jempol 3x)" Imbuh @@****6.
"kalau gus nur sama firdaus di pertemukan dlam satu acara kyaknya bakal seru nihh(emot tertawa 2x)," Ucap @ei****2.
Tag
Berita Terkait
-
Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor
-
Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain
-
Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI
-
Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis
-
Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang