SuaraBanten.id - Nama Najwa Shihab belakangan ini menjadi sorotan karena dianggap mengajak tidak takut dengan ancaman Polisi, dan meminta agar pihak kepolisian mengurus lebih serius kasus Ferdy Sambo.
Bahkan, Najwa Shihab juga melontarkan terkait gaya hidup polisi yang mewah. Menurutnya, gaya hidup mereka yang dipertontonkan di media sosial maupun di dunia nyata tak sesuai dengan gaji dan tunjangannya.
"Polisi ini kerap tidak malu mempertontonkan kemewahan atau gaya hidup hedon, bukan hanya polisinya, tapi keluarganya juga," kata Najwa Shihab dikanal YouTubenya.
Sang jurnalis juga menyentil anggota polri yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang mana gajinya bersumber dari pajak rakyat.
"Maksudku, problemnya adalah ketika pejabat-pejabat ini yang kita tahu gaji kamu seberapa, tujanganmu seberapa, dan tidak matching, gaya hidup mewahnya dengan pendapatan mereka. Jadikan wajar orang bertanya-tanya, halal tidak sih duit lu?" ujarnya.
Kritik terhadap institusi kepolisian ini lantas menuai sorotan pro dan kontra. Seperti yang dilakukan Sahabat Polisi Indonesia yang mendesak Najwa meminta maaf atas sindirannya itu.
Sedangkan, menurut wakil ketua komisi III anggota DPR RI, Desmond J Mahesa, apa yang disampaikan oleh Najwa bukan suatu tuduhan.
Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Najwa, merupakan fakta yang benar-benar terjadi di lapangan. "Kalau itu realita ya, bukan tuduhan," ujar Desmond di Kompleks Parlemen.
Baca Juga: Soal Penahanan Putri Candrawathi akan Dilakukan atau tidak, Begini Penjelasan Kejagung
Berita Terkait
-
Soal Penahanan Putri Candrawathi akan Dilakukan atau tidak, Begini Penjelasan Kejagung
-
Karier Moncer Ferdy Sambo, Diberi Bintang Dua oleh Jokowi hingga Jadi Sosok Kepercayaan Tiga Kapolri
-
Soal Isu Tetanggaan dengan Markas Bos Konsorsium 303 Kaisar Sambo, Polri: Kalau Cuma Dugaan, Gak Apa-apa Kami Dengerin
-
Postingan soal Najwa Shihab di Instagram Kok Dihapus, Nikita Mirzani?
-
Sentil Sikap Arogan Nikita Mirzani, Istri Perwira Polisi: Gue Tau Siapa Dibelakang Loh
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Ekosistem Merchant BRI Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Naik 76 Persen
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 6 Anggotanya Terjerat Peredaran Gelap Narkoba