SuaraBanten.id - Baru-baru ini jurnalis senior Najwa Shihab memberi sindiran terhadap instansi kepolisian terkait kasus Ferdy Sambo yang dianggap sebagai provokasi menyita perhatian publik.
Karenanya, tak sedikit pihak yang memberi tanggapan negatif terhadapnya. Bahkan Sahabat Polisi mendesak Najwa Shihab minta maaf atas statmentnya tersebut
Meski demikian, tak sedikit netizen yang tetap mendukung aksi pembawa acara Mata Najwa tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Emma Assegaf dalam sebuah video viral yang diunggah akun TikTok @blackscorpio85.
"Najwa Shihab ketika edukasi dianggap provokasi. Hei good people be smart oke. Sebetulnya apa sih yang salah dengan perkataan kak Nana? Di sini ada kalimat jangan mau ditakut-takuti polisi, betul lah jangan mau, kenapa jangan mau?," katanya di awal video viral tersebut.
"Karena konotasinya takut itu gak baik loh. Takut itu buruk menurut saya, yang baik itu segan, takut dengan segan berbeda ya. Ketika orang takut itu seolah-olah menyeramkan sementara polisi itu kan salah satu bagian pelayanan masyarakat harusnya mengayomi, jadi gak boleh takut sama polisi, bolehnya segan, satu kalimat ya," imbuhnya dalam video yang viral di TikTok itu.
Perempuan dalam video tersebut tampak menjelakan satu per satu kalimat Najwa yang ramai di media sosial, bahkan ia juga mendukung penyelesaian kasus Ferdy Sambo untuk memulihkan kepercayaan publik kepada polisi.
"Kalimat kedua, suruh urus dulu Ferdy Sambo, betul, itu tandanya sebagai bukti kepada masyarakat bahwa polisi mampu sehingga memberikan kembali ketenangan dan rasa percaya kami sebagai masyarakat yang hilang saat ini atas kasus baku tembak," ucap Emma.
Menurut Emma Assegaf, apa yang dikatakan oleh Najwa Shihab adalah sebuah edukasi bukan provokasi seperti yang diungkap beberapa pihak.
"Yang ketiga, sepanjang kita tau yang kita lakukan benar dan tidak merugikan orang lain jangan mau ditakut-takuti dengan pasal," katanya menirukan pernyataan Najwa Shihab.
Baca Juga: Profil AKBP Arif Rahman Arifin, Saksi Kunci Kasus Brigadir J yang Dikabarkan Sakit Parah
"Digaris bawahi ya, tidak merugikan orang lain, contoh, percobaan pembunuhan kepada orang lain itu merugikan orang lain tapi percobaan bunuh diri berarti terhadap diri sendiri ada pidananya gak? Yuk mikir yuk," ujarnya dalam video tersebut.
Emma Assegaf malah menganggap pernyataan Najwa Shihab malah mengedukasi dan bukan memprovokasi. Bahkan dalam video tersebut Najwa Shihab mengajak masyarakat untuk tahu hukum dan haknya.
"Jangan mau ditakut-takuti dengan pasal artinya kan banyak orang yang gagal paham akan pasal. Di sini ada kalimat, kita juga bisa belajar pasal, ada ajakan untuk belajar. Kita juga tau hak-hak kita sebagai warga negara, ada ajakan untuk yuk tau haknya, itu perfect menurut saya," tuturnya.
"Lantas salahnya di mana? Di sini edukasi lo, kenapa dianggap sebuah provokasi. Kalau dikait-kaitkan dengan oknum atau satu instansi ya itukan menjadi resiko sebuah seragam bukan berarti semua kan, apa ada kata-kata semua disitu?," imbuhnya.
Unggahan tersebut membuat netizen memberikan banyak komentar positif baik kepada Najwa Shihab maupun Emma Assegaf sendiri.
"Najwa Shihab terbaik," kata akun @R*****ar.
"mba najwa nga salah dia bilang jangan mau di takuti polisi kalau kita benar ngapain takut (emot tertawa)," tim," timpal @Ma*****ic.
"aku suka Kaka ini cerdas," ungkap @M****n.
"keren jawabannya (emot wajah penuh cinta 3x)," imbuh @J****3.
"nah ini, pasti dulu waktu sekolah pelajaran bahasa indonesia dapat nilai 100 (emot tertawa), penjelaaannya jelas, bertahap, perkalimat (emot jempol 3x)," ucap @A*****.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
-
Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan
-
Kejar Maling Pakai Parang, Kakek Herman Jadi Tersangka, Hotman Paris Siap Membela
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang
-
Polres Tangsel Buru Debt Collector Penikam Advokat: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan