SuaraBanten.id - Bjorka belakangan menyita perhatian publik setelah aksi peretasan yang dilakukannya berhasil membuat satu Indonesia gempar.
Terkait peretasan yang dilakukan Hacker Bjorka, pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto mengaku tak heran atas hal tersebut lantaran lemahnya keamanan pada situs pemerintah saat ini.
Dalam sebuah video viral yang diunggah akun TikTok @jelim.03, Teguh yang hadir menjadi bintang tamu di sebuah acara bahkan mengatakan bila situs pemerintah menjadi ajang latihan bagi hacker pemula.
"Lu pernah ngehack situs apa aja?," tanya Hesti.
"Kalau sampai sekarang itu ya paling gampang dimasukin emang pemerintah punya," jawab Teguh.
"Justru situs pemerintah itu yang paling lemah ya?," timpal Hesti.
"Situs pemerintah itu bahkan sampai sekarang tu jadi mainan. Jadi anak-anak yang baru belajar itu tes skillnya itu di sana. Jadi kayak, gue baru belajar nih mau belajar ngetesnya dimana? Oh ya situs ini. Jadi tempat mencoba gitu," ungkap Ethical Hacker tersebut.
Sontak pernyataan tersebut membuat Onadio Leonardo kaget dan merasa tidak percaya. Namun, Teguh juga menegaskan pertanyaan tersebut dengan fakta lain yaitu diretasnya situs Badan Siber dan Sandi Negara yang seharusnya bertanggung jawab atas keamanan.
"Segitunya?," ungkap Onad.
Baca Juga: Ramai Dituding sebagai Sosok Bjorka, Muhammad Said Fikriyansyah Bantah dan Minta Perlindungan Polisi
"Iya, bayangin Badan Siber dan Sandi Negara kemarin situsnya di diretas sama orang Brazil, kan konyol kan. Badannya yang bertanggung jawab untuk urusan keamanannya aja kena. Jadi ya selucu itu gitu," jelas Teguh.
Unggahan tersebut, kemudian banyak mengundang komentar beragam dari netizen. Tak sedikit yang memberikan pernyataan bernada sindiran kepada Kominfo.
"Kominfo (komedi informasi) (emot tertawa)," kata akun @y****
"gk aneh,,,udh tau dr dulu (emot tertawa)," ungkap @fa****ta.
"hahahahahahaha emaaaaang oneeeng beneeer daaah ah....," imbuh @Pi****am.
"kominfo sibuk nonton Spongebob buat disensor.," timpal @z****Z.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis
-
Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak
-
Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf
-
Viral Video Aksi Pemalakan di Tanah Abang, Oknum Hancurkan Dagangan Bakso Gegara Uang Rp100 Ribu
-
Viral Suami Robohkan Rumah Pakai Alat Berat, Emosi Istri Terima Lamaran Pria Lain
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Oknum ASN Satpol PP Cilegon Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Polisi Sita 78 Paket Siap Edar
-
Pecat Ketua RW Sepihak, Kepala Desa Curug Wetan Dilaporkan ke Ombudsman
-
Layanan Pajak Pindah ke Kelurahan? UPT Pajak Cilegon Segera Dibubarkan demi Hemat Biaya
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor