SuaraBanten.id - Pesulap Merah alias Marcel Radhival hingga kini masih menjadi perhatian publik sejak aksinya membongkar aksi perdukunan yang salah satunya Gus Samsudin.
Konflik Pesulap Merah dengan Gus Samsudin dan Persatuan dukun Indonesia pun bahkan hingga kini terus bergulir dan belum menemui titik terang.
Meski baru-baru ini video Gus Samsudin menyampaikan permohonan maaf dan mengaku ingin damai viral di media sosial. Pesulap Merah mengaku telah menerima permintaan maaf, namun akan tetap membawa hal tersebut ke ranah hukum.
Dikutip dari unggahan video @adefauji8, saat dirinya menjadi bintang tamu di salah satu chanel YouTube.
Salah satu host chanel Youtube tersebut, Rizky menyinggung soal laporan Gus Samsudin atas Pesulap Merah.
"Tapi kan, kemarin Marchel sempet dilaporin Polda Jatim tapi yang terbarunya lagi tadi gue liat dari pihak mas Udin sudah meminta maaf, itu sebenarnya kejadian sebenarnya gimana ? Marchel jadinya dipolisikan atau gak jadi dipolisiin atau gimana?," tanya Rizky Host acara
Pesulap Merah dalam kesempatan itu pun mengaku ogah damai dengan Gus Samsudin dan mengaku akan memenjarakannya sebagai efek jera.
"Jadi, udah diproses kok. Jadi kalaupun dia minta maaf ke depannya saya penjarain juga tetep," ungkap Marcel.
Pesulap Merah juga menganggap Gus Samsudin sudah mencemarkan nama baik dan tuduhan palsu terhadapnya. Hal tersebut yang jadi alasan Pesulap Merah tetap ingin memenjarakan Gus Samsudin.
Baca Juga: Viral Warga di Jember Berhamburan, Kaca Rumah Pecah Gegara Kena Getaran Suara Parade Sound System
"Lah, dia yang buat drama. Dari awal saya udah ajakin damai gak mau buat laporan tapi nyatanya buat laporan dia, iya kan. Kalau udah dibuat laporan begini, udah koar-koar di media sosial, lah ini kan udah mencemarkan nama baik jatohnya. Terus juga udah membuat tuduhan palsu, ya kan," ucapnya
"Nah dari dulu gue mau laporin dia dengan konten hoax, dengan penipuan gak bisa karena gue bukan korban kata polisi. Nah dengan dia berbuat blunder seperti itu gue jadi bisa melaporkan kan. Nanti tunggu aja ketika ada keputusan atau dia bener-bener narik laporannya, gue bakal laporin, gue bakal penjarai," imbuh Pesulap merah
Ia menyebut jika hal itu dilakukan sebagai efek jera agar tidak ada yang melakukan hal serupa seperti Gus Samsudin.
"Karena biar efek jera juga, biar gak ada orang yang kek gitu lagi gitu lo. Udah salah yaudah minta maaf dari awal harusnya jangan malah bikin drama laporan-laporan kan. Nyusahin polisi pertama terus juga orang yang gak bersalah dituduh bersalah itukan melanggar pasal juga, jadi buat efek jera lah," tuturnya
Pesulap merah juga menceritakan saat dirinya dipanggil oleh Polda Jatim mereka mengatakan bila laporan yang dibuat tidak ada deliknya karena tujuan dari Marchel adalah edukasi. Bahkan polisi tersebut menyarankan untuk melakukan pembuktian saja.
Marchel juga mengaku bila Gus Samsudin sama sekali tidak menghubunginya untuk meminta maaf secara personal.
Berita Terkait
-
Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget
-
Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto
-
Viral Bapak-Bapak Yasinan Pakai Kostum Drama Kolosal Tiongkok, Netizen: Pantes Istana Langit Sepi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu