SuaraBanten.id - Belum lama ini video seorang wanita mengaku dilarang masuk Masjid At Thohir karena tidak memakai kerudung viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, sang ibu ngamuk lantaran mengaku tak diizinkan masuk saat hendak menemani suaminya saat salat magrib. Padahal, ia telah memakai pakaian tertutup dan rapi meski tidak memakai kerudung.
Atas tudingan tersebut, pengurus masjid pun tak tinggal diam dan mengungkap kronologi kejadian sebenarnya berdasarkan rekaman CCTV.
Video tersebut banyak menuai komentar publik yang salah satunya diunggah akun TikTok @aabelkarimi. Menurut pria dalam video yang viral di TikTok itu, keberadaan CCTV saat ini memang sangat menguntungkan untuk melihat kejadian yang telah lalu.
"Eh serius untung banget ada CCTV. Jadi ada seorang ibu-ibu di TikTok ngaku diintimidasi gara-gara masuk masjid gak pakai jilbab dan ngakunya dilarang-larang," kata pria itu di awal video.
Pria tersebut pun kemudian mengungkap fakta yang terjadi sebenarnya sesuai CCTV Masjid At Thohir.
"Narasinya persisi banget kayak sjw twiter yang lagi ngamuk-ngamuk, sangar banget. Eh ternyata pas dicek di CCTV masjid At Thohir, dia itu hanya dikasih isyarat sama jamaah lain untuk pakai kerudung dan berlangsung hanya beberapa detik saja," ungkap pria tersebut.
Ia bahkan juga menyinggung kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo dan kasus km 50. Menurutnya, jika CCTV tidak mati maka kasus tersebut akan mudah ditangani.
"Ini gak jauh beda lo kalau mau masuk Borobudur disuruh pakai kain, kan gak mungkin protes tersinggung kalau bikin video ngaku diintimidasi gara-gara lo gak pakai kain. Dan alhamdulilahnya kita selamat dari fitnah berkat CCTV," jelasnya.
"Coba lu bayangin deh, andai CCTV kasus Sambo dan km 50 itu ada kayaknya beres ya ? iya gak sih ?," papar pria tersebut.
Video yang telah disukai lebih dari 38 ribu kali tersebut mendapat banyak komentar beragam dari netizen yang juga menyoroti tentang CCTV yang mati dalam kasus Ferdy Sambo dan km. 50 itu.
"belum lagi CCTV Allah azza wa jalla yang menunjukkan isi hati dan segala sesuatu.," ungkap @it****ja
"cctv Allah gak akan pernah rusak dan hilang, gak bisa disuap juga..takutlah dengan cctv Allah," timpal @Na****aK.
"sayangnya sudah lenyap entah kemana (emot tertawa)," imbuh @1/*****am.
"km 50 ada cctv nya, cuma emang udah permainan mereka, sekarang aja udah ngga jelas jadi apa tu tempat," kata akun @Na****na.
Tag
Berita Terkait
-
Video Nyawer Biduan Berbaju Ketat, Lelaki Ini Digaplok Putrinya yang Masih Kecil
-
Viral Perempuan Mengaku Anak PNS Rendahkan Anak Petani, Netizen: Petani Lebih Tajir
-
Presiden Jokowi Punya Kuasa Mengangkat dan Memberhentikan Irjenpol Ferdy Sambo
-
Pulang Kerja Jumpa Geng Motor, Pria Ini Terpakar Pahanya Kena Panah di Medan
-
Jelang Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, TKP di Duren Tiga Tampak Sepi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban