SuaraBanten.id - Konflik persatuan dukun se-Indonesia kini bukan hanya dengan Pesulap Merah saja. Mereka kini berkonflik dengan para pendukungnya yakni, Dokter Richard Lee dan Teuku Iqbal Johard.
Dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @diditkazze23, Teuku Iqbal Johard (TIJ) membeberkan sikap pengacara dukun se-Indonesia Firdaus yang merendahkan orang tuanya.
"Kita simak sebuah video. Teman-teman video ini sudah pernah di up oleh dia di sebuah kanal YouTube tapi karena ketakutan sepertinya dia menghapusnya. Tetapi kita gerak cepat teman-teman, ada videonya masih di sini. Ya oke kita simak, nanti kita respon ya," kata TIJ.
Ia kemudian memperlihatkan sebuah video dengan handphonenya. Dalam video tersebut Firdaus Oiwobo mengolok-olok ibu dari TIJ dengan kata yang kurang pantas.
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh TIJ, anak yang keluar dari rahim pelacur, pelacur Aceh. Teuku Iqbal Johard kamu kenal saya gak ? Gimana kabar ibu kamu sehat, masih jadi pelacur? TIJ saya tunggu kamu di Jakarta ya," ungkap Firdaus dalam video viral tersebut.
"Lihat muka saya, masih kenal kan TIJ. Salam mamah kamu ya, mudah-mudahan udah tobat jadi pelacur. TIJ kau jangan ngomong-ngomong doang di media sosial saya tunggu kamu, makasih," ucap Firdaus dalam video yang viral di TikTok itu.
Meski demikian, TIJ mengaku dirinya tidak marah dengan hal tersebut dan menyebut jika itu merupakan resiko yang harus ditanggung bila ikut membela Pesulap Merah.
"Bagi anak kecil ini merupakan kata-kata yang dahsyat sekali sehingga bisa menghancurkan lawan. Apakah kata-kata itu membuat TIJ marah? Tidak saudaraku, ini adalah resiko kita melawan orang yang logikanya kebalik," katanya.
"Bukan gaib teman-teman, logika kebalik itu bukan gaib. Kalau memang mereka orang sakti punya perkumpulan, misalnya begini judulnya mereka para dukun Persatuan Dukun Indonesia seharusnya mereka punya anggota dong," ucap TIJ melanjutkan.
Baca Juga: 7 Cara Agar Anak Rantau Produktif dan Gak Gabut Serta Berita Populer Lifestyle Lainnya
TIJ pun menyebut jika mereka menamai Persatuan Dukun Indonesia, seharusnya mereka mempunyai perwakilan di Aceh.
"Seharusnya mereka datang kemari ketemu dengan perwakilan mereka di sini yok mereka ketemu. Pembuktian langsung tembak. Ketika ada statement seperti barusan apakah TIJ marah, tentu saja tidak," ujarnya.
"Tidak sedikitpun membuat hati saya luka, tidak. Kenapa ? Sebelum saya melangkah untuk membahas para dukun atau membangun konflik dalam edukasi saya tentu saya sudah prediksikan apa yang bakal terjadi," imbuhnya.
Melihat video tersebut, sontak waragnet memberikan berbagai komentar pro kontra tentang kesabaran TIJ karena olokan tersebut menyangkut masalah orang tua.
"Boleh sabar bang TIJ.tpi klu masalah orang tua beda lagi," ungkap akun @ar****01.
"sabar bang..tapi klau menyangkut mslh ibu..itu sdh beda..sabar yaa," kata @Ru****in. "sekali kali kasik pelajaran bang," imbuh @Er****in.
Berita Terkait
-
Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar
-
Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi
-
Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang
-
Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus
-
Viral Plafon JPO Daan Mogot Menjuntai Imbas Tersangkut Kendaraan Besar
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi