SuaraBanten.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat ada ratusan aparatur sipil negara (ASN), Polisi, TNI hingga penyelenggara Pemilu yang namaya dicatut oleh partai politik di Provinsi Banten. Ratusan pejabat negara yang namanya dicatut itu melapor ke Bawaslu Banten.
"Ini kan laporan ke Bawaslu nama tersebut dicatut dengan mendownload aplikasi ada. Semua Bawaslu kabupaten/kota buka posko pengaduan pada hari hari libur," kata Komisioner Bawaslu Banten Nuryati Solapari, Kamis (25/8/2022).
Nuryati menyampaikan jumlah yang namanya dicatut partai untuk kategori ASN sebanyak 123 orang, Polri 7 orang, TNI 5 orang, Kades 5 orang, masyarakat 4 orang, anggota Bawaslu 2 orang dan pekerjaan lainnya 1 orang. Total ada sebanyak 147 orang se-Banten yang namanya dicatut partai politik.
"Pengawasan verifikasi menyisir orang terlibat politik keanggotaannya titik rawan pada verifikasi anggota parpol," katanya.
Dia pun mengatakan sebanyak 23 ASN Pemkot Serang yang terdaftar sebagai kader partai yang ditemukan KPU Banten pada saat verifikasi partai politik peserta Pemilu 2024 itu dicatut.
"Sementara ini pencatutan, maka yang dilakukan bawaslu memberikan saran ke KPU perbaikan," katanya.
Oleh karenanya, lanjut Nuryati, pihaknya telah merekomendasikan KPU untuk mencoret nama-nama penyelenggara negara yang dicatut oleh partai politik tersebut.
"Iya dong pasti TMS karena tidak memenuhi syarat mereka kan dilarang berdasarkan UU," pungkasnya.
Kontributor : Anwar Kusno
Baca Juga: Penadah Motor Hasil Rampasan 2 Oknum Polisi di Banjarbaru Ditangkap, Ini Tampangnya
Berita Terkait
-
Tiga Jam Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Sita Dokumen Pencucian Uang
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api
-
Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Naik ke 90 Persen, DPR: Prajurit Harus Makin Profesional
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi