SuaraBanten.id - Usai berseteru dengan para dukun, Dokter Richard Lee menggelar sayembara untuk membuktikan kekebalan yang dimiliki para dukun alias ahli supranatural.
Dalam video unggahan akun TikTok @radenahmad398, seorang pria yang diketahui bernama Eyang Baim Kareem menerima tantangan untuk menunjukkan kekebalan tubuhnya kepada Dokter Richard Lee.
Namun, video Baim Kareem mengatakan jika dirinya tidak menginginkan uang hadiah yang dijanjikan Richard Lee belakangan viral di media sosial. Dalam video viral tersebut Baim Kareem ingin hadiah tersebut diganti dengan menampar Dokter Richard Lee di hadapan publik.
"Ni Dokter Richard, saya tantang lu. Kalau memang lu bilang itu mau kasih Rp100 juta, gue gak usah lu kasih Rp100 juta. Gue Baim Kareem gak seperti yang orang nongol-nongol di media sosial. Ni dengar gue tantang lu untuk pembuktian, pisau dapur lu itu boleh lu sayat ni tangan gue," katanya di awal video.
"Tapi kalau ini gak tembus dari pisau lu, lu gak usah kasih gue Rp100 juta, gue tabok aja lu sekali di depan khalayak, di depan media sosial, gimana lu mau gak?," ucap Baim Kareem.
Baim Kareem kembali memastikan dirinya meminta menampar Dokter Richard Lee jika dirinya tidak bisa tertusuk pisau bedahnya.
"Lu gak usah kasih gue uang 100 juta lu dengar. Lu sayat gue kalau gue gak kesayat sama pisau dapur lu itu ya orang gak sekolahan, makan bangku sekolah ya kasih saya cukup gampar kamu, biar kamu tau ya, ingat itu," imbuhnya.
Baim Kareem juga menambahkan jika harga dirinya tidak bisa dibeli sehingga ia bersedia menerima tantangan Dokter Richard Lee. Bahkan ia juga meminta jika hal tersebut disetujui harus ada surat pernyataan agar tidak ada gugatan nantinya.
"Kita gak butuh uang, uang itu bisa dicari tapi kalau harga diri itu gak bisa dibeli, seperti itu. Jadi saya menentang kamu sekali lagi Dokter Richard, jika saya bisa membuktikan ke kamu tidak mempan dengan pisau dapur kamu itu, saya tidak terima uang kamu 100 juta tapi saya pengen gampar kamu sekali aja, gimana kamu terima gak" ujar Baim Kareem.
"Berarti pakai surat pernyataan dong guru ya," tanya perekam video tersebut.
"Iya, jangan kamu tuntut karena itu perjanjian kita," jawabnya.
Ia juga mengatakan jika hal tersebut dilakukan sebagai perwakilan dari dunia paranormal karena merasa diolok-olok hingga dunia paranormal jadi hancur.
Video tersebut kemudian mendapat beragam komentar dari warganet. Ada yang mengatakan jika pria tersebut bisa langsung menemui Dokter Richard Lee hingga memberikan sindiran kepadanya.
"muncul Lg wajah baru (emot tertawa)," kata akun @Ki****au. "langsung aja dtg bos," ungkap @Ha****ri.
"lah datang langsung aja om... gk usah banyak gimana2nya...," imbuh @DI****AH.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana
-
Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor
-
Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain
-
Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI
-
Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang