SuaraBanten.id - Baru-baru ini dikabarkan Ustaz Derry Sulaiman melaporkan Gus Samsudin ke Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Ustaz Derry Sulaiman, Gus Samsudin selama ini berbahaya karena menipu dengan kedok agama.
Ustaz Derry Sulaiman bahkan menyebut tindakan Gus Samsudin sudah masuk dalam kategori kejahatan.
"Menggunakan agama untuk menipu, itu kejatahan. Saya udah lapor ke MUI, iya Samsudin, tinggal prosesnya saja. Karena kemarin para petinggi MUI lagi musyarawah, jadi belum diumumkan," kata Ustaz Derry Sulaiman dalam podcast
Denise Chariesta yang diunggah, Jumat (19/8/2022).
Meski demikian, Ustaz Derry Sulaiman mengaku tidak membenci Gus Samsudin. Ia berharap dengan laporannya ke MUI, pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati itu mengakui kesalahannya.
"Insya Allah jadi kebaikan. Kita tidak benci dengan Mas Udin, beliau pasti punya kebaikan. Beliau juga punya padepokan, pasti banyak pengikutnya," ujar Ustaz Derry Sulaiman.
Ustaz Derry Sulaiman juga berharap Gus Samsudin meminta maaf dan mengembalikan uang para pasien.
"Mudah-mudahan salah-salahnya diakui, minta maaf. Orang-orang yang diobati dengan (cara) yang salah, dia kembalikan uang itu. Karena itu ngeri banget kalau sudah urusan dengan orang sakit, bisa malapraktek. Jadi ini bahaya," imbuh Ustaz Derry Sulaiman.
Seperti diketahui, Gus Samsudin tengah viral setelah metode pengobatannya diungkap Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Menurut Pesulap Merah, Gus Samsudin kerap melakukan trik sulap untuk meyakini para pasien.
Gus Samsudin pun tak terima dengan tudingan Pesulap Merah dan melaporkan pesulap 26 tahun itu ke Polda Jawa Timur pada 3 Agustus 2022.
Baca Juga: Viral Seorang Pria Tantang Dukun Buktikan Kesaktian Berhadiah 200 Juta, Ini Syaratnya
Berita Terkait
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
Kasus Mens Rea: Pandji Pragiwaksono Temui Pelapor di Polda Metro Jaya, Ini Hasil Pertemuannya
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping