SuaraBanten.id - Sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia terus menjadi perhatian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk terus ditumbuhkembangkan. Bank terbesar di Indonesia tersebut terus melahirkan berbagai program inovatif untuk mengakselerasi bisnis UMKM agar ‘naik kelas’, salah satunya adalah “Pengusaha Muda BRILian 2022”.
Menandai dimulainya Pengusaha Muda BRILian 2022, digelar Kick off yang dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI, Amam Sukriyanto, hingga super mentor Billy Boen di Jakarta pada 9 Agustus 2022.
Dalam sambutannya, Catur menuturkan BRI terus mendorong lahirnya inovasi bisnis baru dari pelaku UMKM yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai bank yang fokus di segmen UMKM, program ini menjadi salah satu wujud konkret pemberdayaan UMKM oleh perseroan.
“BRI terus fokus dalam memberdayakan UMKM untuk bisa ‘naik kelas’. Di tengah momentum pemulihan ekonomi, kami harap program ini dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan usaha pelaku UMKM muda yang dibina dalam program ini,” ungkapnya.
Pengusaha Muda BRILian tahun ini menjaring total peserta hingga 1.330 UMKM di 10 Kota penyelenggaraan yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Palembang, dan Medan.
Jumlah titik penyelenggaraan Pengusaha Muda BRILian tahun ini bertambah dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus memperluas jangkauan pemberdayaan UMKM terutama pengusaha muda di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto menyebut program ini pun dirancang untuk mengakselerasi bisnis pelaku UMKM melalui serangkaian pendampingan terbaik dari ekspertis.
“BRI Optimis melalui program ini dapat mencetak pengusaha muda tangguh Indonesia yang dapat menjadi role model dan local heroes di tingkat lokal nasional dan internasional sehingga mendorong UMKM lain untuk melakukan hal yang sama,” terangnya.
Sasaran Program Pengusaha Muda BRILian 2022 ini merupakan pengusaha muda dengan batas usia maksimal 40 tahun dan memiliki kategori usaha yang bergerak di bidang Food & Beverage, Fashion, dan Handicraft dengan omzet maksimal 500 juta. Pengumuman peserta lolos yang hadir pada event ini telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 27 Juli 2022.
Baca Juga: Jalan Sehat Hingga Seminar UMKM, Siap Meriahkan HUT RI di Desa Tanjungsari
Peserta PMB 2022 yang telah dinyatakan lolos seleksi, akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan berupa inkubasi bisnis selama 14 minggu, private mentoring, mentor progress review, mentor business visit, demo day final penjurian dan ditutup dengan awarding pada puncak acara BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR pada Desember 2022. BRI telah menggandeng para business expert untuk menjadi Super Mentor maupun Mentor yang nantinya akan mendampingi peserta secara langsung selama periode program
“Melalui program Pengusaha Muda Brilian 2022 ini, BRI berharap dapat memberikan Makna kepada Indonesia khususnya kepada pengusaha muda dalam upayanya membangkitkan perekonomian negara untuk Recover Together, Recover Stronger,” pungkas Amam.
Di samping itu, BRI terus mempertajam fokus dengan meningkatkan komposisi kredit UMKM yang telah menyentuh 83,27% atau senilai Rp920 triliun pada kuartal II-2022. Kredit UMKM itu atau mengalami pertumbuhan 9,81% Year on Year (YoY). Adapun nilai kredit BRI secara konsolidasi mencapai sebesar Rp.1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% yoy pada kuartal II-2022.
Berita Terkait
-
Edukasi & Akselerasi UMKM Naik Kelas, BRI Selenggarakan Pengusaha Muda BRILian 2022
-
Pawoon Grosir Ajak UMKM Masuk Ekosistem Digital
-
Rayakan HUT ke-30, BRI Danareksa Sekuritas Tawarkan Promo Fee Transaksi 0,1% Hingga 1 Tahun
-
Daftar Pelatih yang Pernah Persembahkan Trofi Juara untuk Persib
-
Fakta Menarik Persib, Cuma Bisa Juara dengan Pelatih Lokal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi