“Alhamdulillah kami dipercaya memegang dua kontrak pekerjaan di proyek pembuatan pabrik baru PT MFI ini. Durasi proyek 20 bulan, dengan total pengelasan sebanyak 67.060 DB (Dia-Inch), dengan jam kerja sebanyak 406.808 jam,” ungkapnya.
Menurut Dedy, pekerjaan besar ini sebuah tantangan tersendiri karena sudah melalui persaingan dengan perusahaan asing, selain pekerjaan sejenis yang sudah dijalankan PT CKN selama ini.
“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk berpartisipasi dalam MFI –IFC Project ini. Kami, sebagai perusahaan Indonesia yang berada di sekitar area bisnis Perusahaan MFI, sangat bersyukur telah menerima tantangan besar yang dihadirkan dalam proyek ini,” katanya.
Pabrik baru ini diresmikan oleh Direktur Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian RI, Igantius Warsito dan turut disaksikan Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar, Presidem Direktur PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI), Cho Nomura, perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang dan Ketua DPRD Cilegon, Isro Mi’raj.
Baca Juga: PJ Gubernur Banten Klaim Perjuangkan Honorer, Tetap Pertahankan Mereka Sesuai Aturan
Kabar adanya pengusaha lokal yang menjadi kontraktor utama dalam project itu pun segera diapresiasi oleh Ketua DPRD Cilegon, Isro Mi’raj yang memandang hal itu sebagai bukti bahwa pengusaha Kota Cilegon saat ini sudah berkualifikasi untuk menggarap sebuah pekerjaan industri konstruksi yang besar.
“Terlepas sebagai Ketua DPRD, saya sebagai bagian masyarakat lokal tentunya turut banggalah, apalagi pengusaha lokal ini sudah menunjukkan kalau dia mampu bersaing dengan perusahaan luar daerah. Berarti kan keahlian yang dimiliki pengusaha lokal tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya.
Secara umum, lanjut Isro, sudah cukup banyak kualifikasi pengusaha lokal yang sudah cukup membanggakan, termasuk dalam hal pekerjaan konstruksi.
“Ini harus menjadi perhatian, bahwa tidak semua pengusaha lokal itu tidak mampu. Hanya saja kesempatan yang belum diberikan. Buktinya kan ini mampu, saya ikut bangga. Apalagi sampai menjadi main contractor, tentu multiplier effect-nya dia juga akan menggandeng subcon lokal, dan menyerap tenaga kerja lokal yang secara otomatis akan membantu kerja pemerintah, walaupun nanti pemerintahnya mengklaim,” ujarnya.
Baca Juga: Tuding Pj Gubernur Banten PHP, Honorer Ancam Aksi Mogok Massal
Berita Terkait
-
Diduga Korupsi Alih Fungsi Hutan 1.600 Hektare, AL Muktabar dan Mantan Bupati Tangerang Dilaporkan ke KPK
-
Daftar Alat Kelengkapan Dewan DPRD Cilegon 2024-2029, Cek Di Sini
-
Pemenang Pileg 2024 di Cilegon Tak Kebagian AKD, Partai Golkar Ditinggal?
-
Ketua DPRD Cilegon Minta Mitigasi Bencana di TPSA Bagendung Diperbaiki
-
Daftar Pertama Isro-Uyun Naik Jeep: Saya Anak Rakyat Dikawal Pengusaha
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR