SuaraBanten.id - Inovasi Smart Genre di Kota Cilegon baru-baru ini ikut serta dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB RI).
Presentasi program inovasi tersebut bahkan langsung dilakukan oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian secara virtual di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Banten (1/7/2022). Diketahui, kompetisi tersebut diikuti Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD.
Presentasi dan wawancara yang dilakukan Wali Kota Helldy merupakan tahapan menuju top 45 dari 99 finalis lomba kompetisi Inovasi yang telah berhasil lolos yang diselenggarakan KemenPAN-RB RI.
Ada delapan Panelis Independen yang memberi penilaian tersebut yang diantaranya Nurjaman Mochtar, Rudy Sumarwono, Haris Turino, dan R. Siti Zahro.
Dalam kesempatan itu, Helldy memaparkan Inovasi yang telah diluncurkan Pemkot Cilegon melalui DP3AKB Kota Cilegon yaitu Inovasi Sistem Manajemen Aksi Remaja Terampil Generasi Berencana (Smart Genre) yang diperuntukan bagi para Remaja Kota Cilegon.
"Inovasi Smart Genre ini memiliki banyak manfaat untuk para Remaja Cilegon, salah satunya yaitu untuk mengurangi Pernikahan Dini di kota Cilegon oleh karena itu pemkot Cilegon mengeluarkan 5 kebijakan pada aplikasi Smart Genre ini," ucapnya.
"Adapun 5 Arah Kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Cilegon menurut World Bank pada aplikasi Smart Genre ini meliputi Continue Learning (Melanjutkan Sekolah), Start Working (Mencari Pekerjaan), Form Families (Memulai Berkeluarga), Exercise Citizenship (Menjadi Anggota Masyarakat) dan Practice Healthy Life (Mempraktekan Hidup Sehat)," sambungnya.
Helldy juga menyampaikan jika Inovasi Smart Genre ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pendewasaan usia perkawinan dengan cara peningkatan skill.
"Inovasi Smart Genre ini memiliki sasaran untuk Remaja yang berusia 10 - 24 tahun yang belum menikah, dan memiliki target agar supaya remaja dapat menikah pada usia yang ideal," ungkapnya.
"Smart Genre merupakan sebuah inovasi yang dilaksanakan oleh forum Genre kota Cilegon yang memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pendewasaan usia perkawinan yaitu dengan cara peningkatan skill," jelasnya.
Lebih lanjut, Helldy pun menjabarkan dampak dari Inovasi Smart Genre di Kota Cilegon. Kata dia, ada 4 dampak yang telah dirasakan dari adanya Inovasi Smart Genre ini yakni, usia perkawinan pertama diatas 21 tahun meningkat dari 42,79 persen menjadi 49,64persen.
Selanjutnya, jumlah kelompok PIK remaja meningkat dari 32 menjadi 52 kelompok, Jumlah remaja yang kuliah meningkat sebanyak 523 remaja, Terbentuknya majalah digital MR. GTV, Studio Podcast Youth Center dan Duta Genre.
Sebagai informasi, pengimplementasian yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon dalam melaksanakan Inovasi Smart Genre ini yaitu dengan menggunakan metode FIESTA (Fasilitas, Inovasi, Edukasi, Sosialisasi, Teknologi dan Anggaran) yang diharapkan dapat memiliki dampak yang positif bagi para Remaja di kota Cilegon.
Berita Terkait
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
ASN Cilegon Dilarang Hedon dan Dinas Luar Kota, Wali Kota Terapkan Aturan Ketat
-
Update Pertemuan Wali Kota Cilegon dengan BKPM Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek
-
Profil dan Agama Robinsar Wali Kota Cilegon
-
Helldy Agustian Pilih Tak Ngantor Selama Masa Tenang Hingga Pencoblosan Karena Alasan Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya