SuaraBanten.id - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah turut bersuara soal remaja yang hadang truk demi konten yang baru-baru ini memakan korban.
Terkait hal tersebut, Arief mengimbau orang tua untuk mengawasi kegiatan anak - anaknya, khususnya yang membuat konten dengan menghadang truk di jalan karena membahayakan nyawa.
"Jangan sampai hanya demi konten media sosial, anak kita membahayakan nyawanya seperti konten menghadang truk di jalanan," kata Arief di Tangerang, Banten, Selasa (7/6/2022).
Arief berharap para orang tua memberi perhatian kepada anaknya dan memberi pengawasan.
"Kita jaga generasi penerus bangsa di Kota Tangerang," ujarnya Wali Kota Tangerang dua periode ini.
Berdasarkan data terakhir, Jumat (3/6/2022) siang kecelakaan maut yang menyebabkan seorang anak meninggal dunia karena tertabrak mobil kontainer di depan SPBU Gerendeng.
Berdasarkan video viral yang diunggah akun Instagram @abouttngid sejumlah remaja tampak menghentikan laju kontainer, namun satu orang tertabrak karena tak sempat menghindar.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengungkap pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap supir kontainer dan mengumpulkan keterangan dari teman korban.
"Masih dalam proses dan akan gelar perkara nantinya," ujarnya kepada awak media.
Baca Juga: Diduga Cegat Truk Demi Konten, Remaja di Priuk Tangerang Tewas Terlindas
Sementara, korban meninggal berinisial Y sudah diserahkan kepada keluarga dan di makamkan. Ke depan, polisi akan melakukan peningkatan patroli.
Terbaru, Selasa (7/6/2022) sekira pukul 00.35 WIB kejadian serupa akni remaja terlindas gegera hadang truk untuk konten juga terjadi di Jalan M. Toha, Periuk, Kota Tangerang, Banten.
Video unggahan akun Instagram tangerangnewscom memberitahu
terjadi lagi seorang anak yang meninggal akibat tertabrak kendaraan truk setelah mencoba mengadangnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan