SuaraBanten.id - Teddy Pardiyana tak setuju jika disebut malas bekerja. tak terima disebut sebagai pria pemalas. Suami almarhumah Lina Jubaedah ini menyebut sulit mendapatkan pekerjaan di Indonesia, berbeda saat dia tinggal di Amerika Serikat.
Teddy belum lama ini sempat membantu Disnaker untuk pengrekrutan dan pengiriman tenaga kerja ke Jepang dan Korea. Tenaganya dibutuhkan lantaran dia berpengalaman bekerja di Amerika Serikat.
"Jadi yang pada nganggur dikirim ke Jepang atau Korea dengan MOU yang sudah jelas legalitasnya," kata Teddy di Youtube Intens Investigasi dikutip Senin (6/6/2022).
Di luar itu, Teddy menolak membeberkan sumber penghasilannya. Menurutnya, orang yang menyebut dirinya pemalas terlalu ikut campur urusan pribadinya.
"Ya kalau penghasilan saya nggak usah bilang ke siapa-siapa ya, yang jelas saya selama kerja atau nggak kerja tetep yang saya utamakan itu kesejahteraan si kecil, jadi jangan bilang malas, terus dibilang nggak mau kerja," ujarnya.
Nasib Teddy Pardiyana usai ditinggal Lina Jubaedah belakangan jadi sorotan. Tinggal di pelosok Kota Bandung, dia disebut kembali jadi tukang pijat dan juga berkebun.
Bukan dari siapa-siapa, fakta tersebut diungkap oleh kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati usai mengadukan Rizky Febian ke Bareskrim Polri.
"Sampai saat ini dia mengandalkan kehidupan sehari-hari dari dia kan emang berprofesi sebagai tukang pijit ya," kata Wati beberapa waktu lalu.
"Atau hasil dia menanam apa gitu ya, buat kebutuhan sehari-hari gitu," ujarnya lagi.
Baca Juga: Ditagih Rp 500 Juta oleh Teddy Pardiyana, Rizky Febian Pilih Selesaikan Jalur Hukum
Berita Terkait
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Teddy Pardiyana Ikhlas Anak Diadopsi Keluarga Sule, Syaratnya Cuma Satu
-
Bela Sule, Nathalie Holscher Semprot Teddy Pardiyana karena Minta Jatah Warisan
-
Teddy Pardiyana Ngotot soal Ahli Waris, Sule Akhirnya Bongkar Surat Pernyataan Lina Jubaedah
-
Sule Buka Luka Lama Gegera Teddy Pardiyana Minta Warisan: Istri Orang Diambil, Sekarang Harta
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban