SuaraBanten.id - Sebuah video viral berisi ambulance yang malah dihalangi rombongan Bupati beredar di media sosial, Jumat (20/5/2022).
Dalam video tersebut, unggahan akun media sosial Instagram @palagan_news tersebut tampak sebuah jalanan yang cukup ramai lancar dengan kendaraan, tiba tiba dikejutkan dengan mobil patroli polisi yang menyalip dari kanan dan membelah antrian kendaraan yang berjalan.
Mobil patroli itu menembus dan mendahului diiringi rombongan mobil diduga Bupati Pandeglang dibelakangnya berjumlah 3 kendaraan. Siapa sangka pada bagian belakang rupanya terdapat sebuah mobil ambulance yang sedari tadi menyalakan rotator namun tak dikasih jalan oleh rombongan Bupati tersebut dan malah melaju kencang mendahului.
Si perekam video merupakan salah satu pengendara yang kebetulan berada dibelakang mereka.
"Mobil Satpol PP Pandeglang mepet mobil ambulance, arogan iring iringan Bupati," ucap pria dalam rekaman sembari terus menyorotkan kamera ke arah mobil didepannya.
Informasi yang didapat dari unggahan menyebutkan bahwa rombongan bupati Pandeglang ini tak mendahulukan ambulance bahkan menyenggol ambulance milik relawan FNB yang membawa pasien melintasi Jalan Saketi - Labuan.
Diceritakan dalam kronologi pada saat perjalanan pulang usai kontrol pasien di RSUD Banten, tiba tiba datang rombongan bupati Pandeglang saat melintas di Jalan Raya Labuan Sodong pintu.
Bukannya memberikan akses jalan, rombongan Bupati beserta Patwal malah mendahului dan mendominasi jalanan.
Ambulance yang membawa pasien penderita usus buntu atas nama Mufidah warga Kampung Rancakaya, Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang Banten ini pun akhirnya mengalah dan berjalan dibelakang rombongan tersebut.
Baca Juga: Viral Jajanan Anak Meresahkan Dompet, Emak-emak: Gegara Rafathar nih!
Warganet pun turut geram menyoroti sikap rombongan pejabat tersebut yang dinilai tak memiliki empati dan rasa manusiawi.
"Parah, kacau memang pejabat ini," kritik akun @firda***.
"Udik banget," tambah akun @rend***.
Namun adapula yang memberikan sudut pandang berbeda atas peristiwa ini.
"Jika ambulance hanya menyalakan rotator saja dan tidak membunyikan sirine, artinya jelas bahwa ambulance itu tidak darurat, ambulance sudah sesuai SOP nya," kata akun @angga***.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Viral Jajanan Anak Meresahkan Dompet, Emak-emak: Gegara Rafathar nih!
-
Viral Video Satu Keluarga di Bekasi Mengamuk Diduga karena Ditagih Uang Investasi, Publik Ingatkan Soal Alam Kubur
-
Pelaku Penganiaya Artis FTV Jennifer Coppen Datangi Polsek Kuta Utara
-
Pria Tak Bercelana Mondar-mandir di Jalanan Pekanbaru Resahkan Warga: Wah Bahaya!
-
Terpopuler di Jabar: Kasus Biker Moge Tabrak Anak, Viral Pasien Meninggal di RSHS Diduga Akibat Penanganan Lambat
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan