SuaraBanten.id - Tim Nasional U-23 Indonesia berhasil menghancurkan Filipina dengan skor 4-0 pada laga lanjutan Grup A sepak bola putra SEA Games 2021.
Sore tadi, Timnas U-23 Indonesia berhasil pecundangi Filipina dengan empat gol yang dicetak oleh Muhammad Ridwan, Rizky Ridho Ramadhani, Egy Maulana Vikri dan Marselino Ferdinan (penalti).
Hasil itu membuat Indonesia memimpin klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari tiga laga. Poin tersebut sama dengan Myanmar, tetapi Indonesia unggul selisih gol.
Namun, peringkat Indonesia bisa berubah lantaran Myanmar akan bertanding menghadapi Vietnam, juga pada Jumat (13/5), mulai pukul 19.00 WIB.
Pada laga kontra Filipina, Indonesia yang bermain dengan formasi 4-2-1-3, dengan trio Egy Maulana, Muhammad Ridwan dan Witan Sulaeman di lini depan menguasai laga sejak awal.
Ditopang gelandang Syahrian Abimanyu, Marc Klok dan Ricky Kambuaya, skuad "Garuda Muda" mampu mengendalikan permainan dan menghadirkan peluang-peluang.
Pada menit ke-18, penyerang yang mencatatkan debutnya di SEA Games Muhammad Ridwan berhasil menorehkan gol setelah memanfaatkan umpan Egy Maulana.
Unggul 1-0, Indonesia terus meningkatkan intensitas serangan. Witan lagi-lagi meraih peluang, kali ini menit ke-32, tetapi bola tendangannya ke gawang yang sudah ditinggalkan kiper dapat dihalau bek lawan.
Berkali-kali mencoba, Indonesia akhirnya mampu mendapatkan gol kedua pada menit ke-44 lewat bek Rizky Ridho Ramadhani yang menyundul masuk bola tendangan bebas Syahrian Abimanyu.
Baca Juga: Pelatih Vietnam, Park Hang-seo Terekam Kamera Serius Menonton Laga Timnas Indonesia vs Filipina
Skor 2-0 pun bertahan sampai pertandingan memasuki masa jeda.
Usai jeda, pelatih Indonesia Shin Tae-yong memasukkan beberapa pemain baru seperti Ilham Rio Fahmi, Marselino Ferdinan, Irfan Jauhari dan Ronaldo Kwateh.
Indonesia memang sempat tersudut pada awal babak kedua, tetapi strategi pergantian pemain oleh Shin pelan-pelan membuahkan hasil.
Pada menit ke-74, Egy sukses menjauhkan jarak Indonesia dengan Filipina dengan golnya. Menerima umpan Irfan Jauhari, Egy dengan tenang menorehkan gol yang menjadi gol keduanya di SEA Games 2021.
Sebuah akselerasi dari Ronaldo Kwateh harus dihentikan dengan pelanggaran oleh bek Filipina Enrique Linares. Wasit pun memberikan tendangan penalti untuk Indonesia yang dieksekusi sempurna oleh gelandang berusia 17 tahun, Marselino Ferdinan pada menit ke-85.
Indonesia pun menutup pertandingan itu dengan skor 4-0.
Berita Terkait
-
Pelatih Vietnam, Park Hang-seo Terekam Kamera Serius Menonton Laga Timnas Indonesia vs Filipina
-
Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Muda Timnas Indonesia untuk Asah Kemampuan di SEA Games
-
Hasil Manis Diraih Timnas U-23 Indonesia Saat Jumpa Filipina, Netizen Sebut Bujang PSSI Makin Meresahkan
-
Timnas Basket 3x3 Indonesia Cetak Sejarah, Bungkam Filipina di Penyisihan SEA Games 2021
-
Kocak! Momen Witan Sulaeman Tertangkap Kamera 'Pegang' Alat Vital Striker Timnas Filipina
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Cuma Gara-gara Utang Rp500 Ribu dan Diludahi, Pria di Cikupa Tega Habisi Nyawa Teman
-
Kenaikan Insentif Guru Honorer Cuma Rp100 Ribu, Mendikdasmen Panen Cibiran
-
Badak Langka Musofa Mati Setelah Dipindahkan: Benarkah Karena Penyakit Kronis, atau Ada Hal Lain?
-
Bukan Sekadar Teori: Kisah Mahasiswa IPB 'Menyatu' dengan Kota Kuasai Skala Lanskap Sesungguhnya
-
Sentilan Keras Kiai Asep: Pengurus NU Jangan Sibuk Rebut Komisaris dan Tambang!