SuaraBanten.id - Ibadah sholat Idul Fitri kembali diperbolehkan tanpa adanya pembatasan, setelah dua tahun dilalukan pembatasan karena Pandemi Covid-19. Wali Kota Cilegon Helldy Agustian pimpin langsung Sholat Idul Fitri atau Lebaran di Alun Alun Kota Cilegon, Senin (2/5/2022).
Pantauan Suara.com di lokasi, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian didampingi oleh Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan warga sekitar menunaikan ibadah Sholat Ied tanpa adanya pembatasan atau jaga jarak antar jamaah. Meski begitu, para jamaah tetap diharuskan menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.
Masyarakat Kota Cilegon sekira pukul 06.00 WIB sudah mulai berdatangan, mereka sangat antusias berbondong bondong datang ke Alun alun untuk menunaikan Ibadah sholat Ied di Alun-alun bersama pimpinan Kota Cilegon.
Ibrahim (28) salah seorang warga asal Grogol, Kota Cilegon mengaku sengaja datang ke Alun alun Kota Cilegon sejak usai melaksanakan sholat subuh. Ia memastikan bahwa di alun alun dibuka untuk sholat lebaran.
"Dari abis sholat subuh ke sini, mastiian aja dulu, kan engga tau infonya, ada sholat Ied atau engga, taunya ada," kata Ibra kepada Suara.com di Alun alun Kota Cilegon, Senin (2/5/2022).
Ia menyampaikan, bahwa sholat Ied bersama Wali Kota Cilegon merupakan pengalaman kali pertamanya. Termasuk sholat Ied di tempat terbuka.
"Baru kali ini sholat sama Pak Wali, sholat di alun alun lagi, biasanya kan di kampung," tuturnya.
Ibra yang yang merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Cilegon menceritakan pengalaman pertamanya solat di tempat terbuka. Terlebih, Ia bukan warga asli setempat.
"Saya kan perantauan ya mas, sambil kuliah disini. Iseng aja tadi keliling naik motor dari abis solat subuh, keknya bakal ada sholat Ied deh, ditungguin taunya bener, jadi deh solat dimari," ucap perantau asal Lampung tersebut.
Baca Juga: HRS Jadi Imam Salat Idul Fitri 1443 Hijriah di Rutan Bareskrim Polri
"Iya pengen selfie juga sih sebenernya, biar punya stok poto sama Wali Kota Cilegon," tutupnya seraya tertawa.
Senada, Fauzy (24) warga asal Kelelet, Kota Cilegon juga turut merayakan sholat Ied di alun alun bersama Wali Kota Cilegon. Ia juga sebelumnya tidak mengetahui bahwa akan digelar solat berjamaah di tempat terbuka.
"Ngga tau juga mulanya, tapi di kontek kawan ada solat Ied katanya, yaudah setengah 6 meluncur tuh, biar pernah solat Ied di alun alun, biasanya kan di kampung," tuturnya.
Ia juga mengaku, telah mempunyai niat untuk dapat berselfie bersama Helldy Agustian sebagai pimpinan daerah.
"Niat juga kan solat disini biar bisa selfie bareng sama Wali, kan sering selfie tuh, biar pernah aja," ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengaku dirinya sangat bahagia setelah mengetahui sholat Idul Fitri pada tahun ini sudah diperbolehkan dilalukan secara normal. Meski begitu, Ia tetap meminta para jamaah untuk menggunakan masker atau prokes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang