SuaraBanten.id - Selamat datang akhir pekan, jika para pembaca SuaraBanten.id kebingungan untuk memilih tempat buka puasa bersama keluarga di akhir pekan, rekomendasi salah satu kafe atau restoran di Kota Cilegon, Banten ini bisa jadi pilihan.
Nama tempat tersebut 'Kampung Kecil'. Dibuka sejak 1 April 2022 lalu atau baru sekira dua pekan lebih, Kampung Kecil belakangan sudah banyak menarik minat warga di sekitar Cilegon dan Serang untuk datang buka puasa bersama.
Tempat makan yang diikelilingi kolam renang yang luas serta suasana yang sejuk membuatnya cocok jadi tempat habiskan waktu bareng keluarga.
Akhir-akhir ini tempat makan dengan suasana pemandangan alam yang asri memang tengah banyak dicari. Banyak kafe-kafe yang baru bermunculan menawarkan hamparan pekarangan yang luas hingga area makan teduh dengan pepohonan yang rindang.
Kampung Kecil menjadi salah satu kafe atau restoran yang tengah viral di media sosial. Pasalnya di restoran ini bisa menikmati pemandangan nuansa serta suasana seperti di kampung sunda.
Lengkap dengan suara musik ala sunda yang menenangkan. Makin istimewa karena terasa suasana air mancur yang begitu gemercik.
Menu yang disajikan di sini juga sangat lengkap. Mulai dari berbagai jenis minuman, seperti es susu cincau yang terkenal nikmat, hingga beragam makanan tradisional khas Sunda yang tidak gagal memanjakan lidah.
Aisah (37) salah seorang pengunjung asal Grogol, Kota Cilegon mengaku merasa pulang ke kampung halaman kediaman ibunya, di daerah Sunda. Bagaimana tidak, mulai dari menu makanan dan minuman bahkan hingga suasanya tidak lepas dari kesunda-sundaan.
"Kayak pulang ke rumah ibu di Pandeglang, kan suasanya sunda banget ini, udah lama juga engga pulang, jadi berasa pulang," tutur Aisah seraya sumringah kepada Suara.com, Sabtu (16/4/2022)
Hal sepupa juga dikatakan Andin (23) seorang mahasiswi asal Pandeglang merasa seperti pulang ke rumah neneknya. Ia yang saat ini tinggal di Perumahan Cilegon Indah (PCI) mengaku hampir setahun belum menginjakkan kakinya ke kediaman neneknya.
"Udah hampir setahun engga pulang ke rumah nenek, jadi ini berasa pulang mas, apalagi diiringin musik musik sunda, beuh," ucapnya.
Sementara itu, Supervisor Kampung Kecil, Ardi Setiadi menyampaikan bahwa pemilihan nama 'Kampung Kecil' sebagai indentitas masyarakat Sunda. Pasalnya, selain makanan khas sunda yang disuguhkan, pelayanan dan suasananya pun tidak lepas dari nuansa sunda.
"Kami ini menyuguhkan suasana kesunda sundaan, penataan, pelayanan hingga makanan, desain juga seperti kampung kampung," jelasnya saat ditemui dilokasi yang berada tepat di Kelurahan Kedaleman, Cibeber, Kota Cilegon.
Lanjut Ardi, bahkan pihaknya menyuguhkan 54 saung guna memanjakan para pengunjung. Dimana, setiap saungnya diberi nama RT 01 hingga RT 54.
"Namanya kan kampung sunda, jadi kita suguhkan saung dengan nama RT, mulai dari RT 01 sampai RT 54, jadi pesanannya sesuai RT," ucapnya.
Berita Terkait
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang