SuaraBanten.id - Kecelakaan lalu lintas di Tol Tangerang-Merak kembali terjadi, Selasa (12/4/2022) malam sekira pukul 23.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan 8 kendaraan yang sedang melintas dari arah Jakarta ke Merak.
Akibat kecelakaan beruntun yang terjadi di KM 36A itu, empat warga Ciomas, Serang, Banten mengalami luka berat.
Kepala Induk PJR Tol Tangerang-Merak Kompol Wiratno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan yang terjadi pada Selasa (12/4/2022) malam sekira pukul 23.30 WIB.
“Iya benar ada kecelakaan,” katanya pada BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (13/4/2022).
Kecelakaan itu bermula saat delapan kendaraan berjalan dari arah Jakarta menuju Merak. Setibanya di TKP, kendaraan berjalan pelan karena lalu lintas di tol cukup padat.
Tak lama datang kendaraan kedelapan yakni bus SM Prima dengan nopol A 7876 A berjalan kurang antisipasi dan akhirnya menabrak kendaraan di depannya berupa mobil Kayla nopol D 1069 AFE yang dikemudikan oleh Panji (31) warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Namun setelah menabrak kendaraan milik Panji, bus tetap melaju hingga terjadi tabrakan beruntun. Bus berhenti usai menabrak truk Fuso nopol BL 8851 AO yang dikendarai oleh Irwan (59). Namun sopir bus melarikan diri dari TKP.
Akibat kejadian nahas itu, 4 korban yakni Muslim (35), Farhaji (7), Jueb (46), dan Samhudi (22) yang semuanya merupakan warga Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang mengalami luka berat.
“Empat orang dari kendaraan Pikap nopol A 8030 AJ mengalami luka berat dan saat ini sudah dibawa ke RS Hermina Bitung,” katanya.
Baca Juga: 7 Fakta Kecelakaan Rombongan KSAD yang Tewaskan Jurnalis Metro TV di Merauke
Saat peristiwa tersebut terjadi, kendaraan korban terhimpit diantara mobil Sirion nopol A 1214 BI yang dikemudikan oleh Jonatan (46) warga Unyur Kota Serang dan Datsun nopol A 1825 AU yang dikendarai oleh Moh Ayi (22) warga Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
Untuk selanjutnya proses penyelidikan dan pengembangan ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Tigaraksa.
Tag
Berita Terkait
-
Sering Kecelakaan, Legislator PDIP Desak Evaluasi Total Operator KMP Mutiara Sentosa
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Tragedi Jumat Dini Hari di Tol Cipularang: Pikap Hantam Kendaraan Misterius, 2 Tewas
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel