SuaraBanten.id - Sebuah video menayangkan Habib Husein Ja'far Al Hadar menerangkan alasan masuk surga baru-baru ini viral di media sosial.
Video viral yang diunggah akun TikTok @_Dims itu bahkan telah disukai oleh 140 ribu netizen dan disebarkan oleh 5.835 netizen.
Dalam video viral tersebut, Habib Husein Ja'far Al Hadar tampak berbincang dengan Daniel Mananta. Ia menerangkan alasan masuk surga bukan karena amal.
"Kata Nabi Muhammad SAW lu masuk surga itu bukan karena amal lu. Bukan utamanya karena amal lu, tapi karena rahmat dari Tuhan," katanya kepada Daniel Mananta.
Ia pun kembali melanjutkan penjelasannya, menurutnya jika karena amal. Ia mencontohkan dalam Islam yang mengerjakan salat, amalan salat akan habis hanya jika ditukar dengan nikmat alis.
"Dalam Islam salat lu ditukar dengan nikmat alis saja kelar transaksi lu dengan tuhan kelar," ungkap Habib Husein.
"Gue enggak ngerti, nikmat alis maksudnya apa," tanya Daniel Mananta.
Habib Husein pun kembali menjelaskannya, selain nikmat alis, ia menyinggung nikmat gigi yang tidak ternilai.
"Alis atau nikmat gigi, gua udah cabut gigi dan ini mau pasang gigi lagi Rp25 juta, dan itu enggak bisa seperti gigi gue yang awal yang diciptakan oleh Tuhan," jelasnya.
"Jadi bayangin nikmat gigi aja nih. Gue begitu sakit gigi semua makanan jadi enggak enak. Nikmat gigi aja kalau ditukar dengan ibadah yang gua lakukan seumur hidup, kayanya enggak cukup ibadah yang gua lakukan. Untuk mengganti itu," imbuhnya.
Habib Husein pun menyebut dalam Alquran disebutkan agar tidak kita perhitungan dengan Tuhan soal amal. Ia kembali menegaskan yang menyebabkan masuk surga bukan amal, dan amal yang dilakukan tidak bisa untuk membayar surga.
"Logikanya gini deh lu beramal berapa tahun?. 60 atau 70 tahun, atau paling mentok umur lu 100 atau 100 lebih, sedangkan surga itu abadi. Maka kenapa bisa amal yang cuma ratusan tahun atau puluhan tahun ditukar dengan surga yang abadi enggak bisa," ujarnya.
Ia pun kembali mempertegas masuk surga itu karena rahmat Tuhan. Dan rahmat Tuhan itu harus didapatkan dengan amalan yang indah, sampai bisa mengetuk pintu rahmat.
"Jadi ketika 1 sujud lu membuat Tuhan merasa ah beneran nih menghamba bener nih, udah rahmat Tuhan diturunkan dan lu masuk surga," pungkas Habib Husein Ja'far Al Hadar.
Video perbincangan Habib Husein Ja'far Al Hadar dengan Daniel Mananta membahas alasan masuk surga bukan karena amal melainkan karena rahmat bisa disaksikan disini.
Berita Terkait
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
-
Viral Delapan Siswa SMK 1 Polewali Keroyok Satpam karena Tak Terima Ditegur Merokok
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
-
Ibu Merantau demi Nafkah, Ayah Kandung di Lampung Tega Cabuli Putri Sendiri
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan