SuaraBanten.id - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tersisa 96 orang setelah berkurang 19 orang dan 222 orang meninggal dunia.
Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah mengklaim saat ini kasus penyebaran Covid-19 semakin baik dan sudah tidak ada penambahan kasus, karena setiap hari dilaporkan sembuh.
Saat ini, kata dia, jumlah pasien positif Covid-19 tersisa 96 orang dari sebelumnya 115 orang kini menjadi 96 orang atau berkurang 19 orang.
Berkurangnya kasus aktif Covid-19 setelah sembuh menjalani perawatan medis sejumlah rumah sakit dan isolasi mandiri dengan pengawasan satgas desa/kelurahan dan puskesmas setempat.
"Kami minta warga tetap mematuhi protokol kesehatan juga memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan (5M) untuk mencegah penyebaran virus mematikan," kata Firman di Lebak, Sabtu (26/3/2022).
Ia mengatakan masyarakat terus mengoptimalkan vaksinasi guna mensukseskan program pemerintah. Program vaksinasi untuk membangun kekebalan komunal untuk percepatan agar Indonesia segera terbebas dari penyebaran Covid-19.
Semakin banyak masyarakat divaksin tentu semakin kecil penyebaran Covid-19.
Selama ini, realisasi pencapaian target vaksinasi di Kabupaten Lebak cukup baik karena sudah mencapai 80 persen dari target sasaran 1 juta jiwa, termasuk usia lansia dan usia rentan.
Keberhasilan pelaksanaan vaksinasi tidak lepas kerja keras pemerintah daerah juga dibantu Polri, TNI, BIN PPNI, BUMN, Pengusaha dan Ormas.
Apalagi, kata dia, saat ini masyarakat boleh mudik, namun syaratnya harus tiga kali divaksin. "Kami tetap untuk pencegahan Covid-19 itu wajib patuhi prokes dan 5 M," katanya.
Berdasarkan data Covid-19 Kabupaten Lebak sampai Sabtu (26/3), tercatat 13.848 orang, di antaranya 13.530 orang dinyatakan sembuh, 96 orang isolasi dan 222 orang meninggal dunia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang