SuaraBanten.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Tangerang – Merak, KM 93.650 B arah Tangerang, Kamis pagi (17/3/2022) setelah mobil yang ditumpanginya menghantam truk mogok.
Penumpang mobil Pick Up Yatin Nurqhoiri seketika meninggal di lokasi kejadian kecelakaan pada pukul 05.20 WIB.
Nyawa Yatin melayang usai mobil Mitsubishi pick up yang ditumpanginya bersama Dedek Setiawan (23) menghantam truk Nissan yang mogok karena kehabisan bensin.
Dirlantas Polda Banten Kombes Pol.Budi Mulyanto mengungkapkan, truk Nissan yang mogok kehabisan bensin bernomor polisi B 9131 UYU dan dikemudikan Suhendi (36), warga Bogor.
Baca Juga: Begini Kronologis Truk Forklift Tabrak Ibu dan Anak di Cikarang, Polisi: Sopir Lalai
Sementara, Mitsubishi pikap bernomor polisi BE 8458 VY, dikemudian Dedek Setiawan dengan seorang penumpang Yatin Nurqhoiri.
“Kecelakaan terjadi ketika kendaraan Truk Nissan berjalan dari arah Merak menuju Tangerang di lajur kiri. Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kendaraan berhenti karena mogok dan kehabisan BBM,” ungkap Budi mengutip dari Bantenhits -jaringan Suara.com, Jumat (18/3/2022).
Selang beberapa lama, tiba-tiba meluncur kendaraan Mitsubishi pikap di jalur yang sama dikemudikan oleh Dedek Setiawan.
Mitsubishi tersebut menabrak bagian belakang kendaraan truk Nissan yang sedang berhenti sehingga membuat Yatin Nurqhoiri meninggal dunia di lokasi, sementara pengemudinya luka berat.
Petugas Ditlantas Polda Banten yang tiba di lokasi, lanjut Budi, langsung mengevakuasi korban meninggal dunia ke RS. Drajat Prawira Negara Serang. Sementara korban yang mengalami luka berat dibawa ke RS Krakatau Medika Cilegon.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis Pemuda Jombang di Mojokerto, Motor dan Tubuhnya Sampai Masuk Kolong Truk Gandeng
“Tindakan pertama yang dilakukan oleh Petugas Ditlantas Polda Banten mengevakuasi korban luka berat dan meninggal dunia ke rumah sakit,” terangnya.
Budi melanjutkan, setelah melaksanakan evakuasi, petugas melakukan tindakan olah TKP, mencatat dan memeriksa identitas saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti guna penyidikan lebih lanjut.
“Selanjutnya melaksanakan koordinasi dengan petugas tol MMS dan menghubungi Jasa Raharja Cabang Banten,” ucapnya.
Dirlantas Polda Banten mengimbau kepada para pengendara di jalan tol agar berorientasi pada keamanan dan keselamatan berkendara sehingga dapat mereduksi potensi terjadinya kecelakaan.
“Kami mengimbau agar pengendara disiplin dan mematuhi rambu peringatan saat berkendara jaga jarak aman kendaraan, konsentrasi dalam berkendara sehingga tidak kehilangan kendali dalam berkendara,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR