SuaraBanten.id - Lantaran ikut membantu korban penipuan investasi bodong dengan membuat paguyuban, Novita Condro disebut-sebut 'balas dendam' kepada mantan suaminya, Kapten Vincent Raditya. Dengan adanya paguyuban ini, mantan istri Kapten Vincent menilai laporan polisi bisa diproses dengan cepat.
"Aku di sini karena selaku korban VB dan ada temen yang jadi korban Binomo dan Quotex juga mau bantuin, siapa tahu duit kita bisa balik ya," kata mantan istri Kapten Vincent.
Seperti diketahui, nama Kapten Vincent sedang hangat dibicarakan lantaran diduga merupakan salah satu afiliator binary option. Akibatnya, Kapten Vincent digadang-gadang akan menyusul Indra Kenz dan Doni Salmanan ke penjara.
Perihal mantan suaminya yang akan dilaporkan polisi ini, Novita Condro enggan memberikan komentar banyak. Alih-alih balas dendam, Novita Condro lebih menyarankan agar para korban penipuan Kapten Vincent melapor pihak yang berwajib.
"Banyak banget yang DM msalah ini dari beberapa Minggu lalu, aku no comment. Silakan pihak wajib aja yang menyelesaikan. Kalau merasa dirugikan dan ditipu, silakan melapor," sambungnya.
Sebelumnya, Novita Condro sempat membeberkan alasan dirinya pisah ranjang dengan Kapten Vincent.
"Dia orang gak jelek, baik kok. Cuman sifat egois dan mau menang sendirinya. Jadi, pulang jalan-jalan kita split," ujarnya.
Novita Condro mengaku, tidak kuat menghadapi sifat egois dan mau menang sendiri Kapten Vincent sehingga harus bercerai.
"Kalau udah bikin gue bete, ya udah gue jadinya jauh-jauh aja," ucapnya dilansir dari YouTube SelebGood TV pada Selasa (15/3/2022).
Baca Juga: Ada Artis Perempuan Rugi Rp 2 Miliar Gegara Main Trading, Pinjam Duit ke Teman Indra Kenz
Berita Terkait
-
Beda Nasib Doni Salmanan dan Indra Kenz, Duo Crazy Rich Terjerat Kasus Investasi Bodong
-
Mantan Istri Bongkar Borok Kapten Vincent, Novita Condro: Udah Banyak Utang
-
Kapten Vincent Curhat Kesulitan Ekonomi, Noreknya Sampai Diblokir PPATK
-
Istri Vincent Raditya Shock Dihujat Hamil sebelum Nikah, sampai Kena Mental
-
Kapten Vincent Raditya Bantah Telantarkan Anak, Singgung Masalah Ekonomi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban