SuaraBanten.id - Denny Siregar mengaku nyaman lantaran kelompok ini dihajar baik di pemerintahan bahkan hingga di publik. Kelompok yang disebut Denny Siregar yakni Kadrun, kondisi ini bisa terjadi lantaran ia dan sebagian masyarakat lainnya memilih pemimpin yang benar.
“Gua berasa nyaman banget beberapa tahun ini, kadrun-kadrun hopeless karena dihajar Diana-mana,” kata Denny Siregar melalui akun Twitter pribadinya Minggu (13/3/2022) dikutip dari Terkini.id (Jaringan Suara.com)
“Di pemerintah dihajar, di publik juga dihajar. Ini karena dulu kita memilih pemimpin yang benar,” imbuhnya.
Karena itu, Denny Siregar juga akan memilik calon pemimpin yang merupakan musuh kadrun di pemilu 2024 mendatang.
“Jadi tahun 2024 ini, gua pengen tetap nyaman dengan memilih calon pemimpin yang juga musuh karun,” katanya.
Denny Siregar memang tak menyebut secara langsung sosok yang nantinya akan ia pilih. Namun, beberapa waktu lalu Denny Siregar mengindikasikan mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden pada 2024 nanti.
Pada beberapa kesempatan, Denny Siregar memberi pujian pada Ganjar. Salah satunya soal Ganjar yang dinilai punya komitmen memberantas radikalisme.
“Ketika rata-rata calon yang potensial punya rekam jejak mencoba merangkul atau kompromi dengan kelompok radikal, Ganjar punya rekam jejak dalam melawan mereka,” tulis Denny Siregar beberapa waktu lalu.
“Ganjar punya komitmen, nafas dan kegelisahan yang sama terhadap Indonesia,” sambungnya.
Baca Juga: Singgung Kelompok Mabok Agama, Denny Siregar Sebut Negeri Indah Akan Hilang Jika Mereka Berkuasa
Karenanya, Denny Siregar berkomitmen memberikan dukungan penuh apabila Ganjar Pranowo diusung menjadi calon presiden.
“Kelak ketika akhirnya Ganjar jadi Capres, gua akan kawal dia. Bukan karena gua kenal, bukan juga karena mau jabatan, tapi karena dari rekam jejak hanya Ganjar lah calon yang paling konsisten melawan radikalisme. Orang baik jangan dibiarkan berjalan sendirian,” katanya.
Berita Terkait
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok
-
Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi