SuaraBanten.id - Video penganiayaan santri yang dilakukan satri senior ke santri junior di salah satu Pondok Pesantren atau Ponpes belakangan viral di media sosial.
Video viral penganiayaan santri tersebut menjadi sorotan publik usai diunggah akun Twitter @buzzerNKRI. Insiden penganiayaan tersebut terjadi salah satu ponpes di di Pidie, Aceh.
Dalam tayangan video 15 detik itu tampak seorang santri memakai baju putih berdiri di sudut tembok. Terlihat juga dua orang santri yang ada di samping dan depan santri berbaju putih memukuli santri yang ada di sudut tembok.
“Beredar video perundungan & penganiayaan yang dilakukan oleh santri senior ke junior di salah satu Pesantren di Pidie, Aceh. Keluarga korban sudah melaporkan ke Polres Pidie. Bahkan korban adalah anak yatim,” seperti dilihat dari Twitter.
Sejumlah netizen membanjiri cutan itu dengan mengkritik Kementerian Agama. Mereka menyebut penganiayaan yang kerap terjadi di ponpes merupakan salah satu kegagalan Kemenag dalam memberikaan pembinaan terhadap santri.
“Satu dari banyak hal yang sering terjadi di pesantren/boarding school..yang sering lainnya penjarahan/pemalakan kiriman orang tua..dan banyak lainnya. pembinaan dan pengawasan dari @Anshor_Satu @YaqutCQoumas @Kemenag_RI payah,” tulis akun bernama @HendroWibowoYZA.
Dalam cuitan lainnya, akun tersebut juga menyebut pelaku penganiayaan merupakan teman satu kamar korban di ponpes tersebut.
Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Muhammad Rizal, Senin (7/3/2022) kemarin membenarkan informasi kejadian tersebut. Kata dia, peristiwa itu terjadi Sabtu (5/3/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi tidak terpuji tersebut viral setelah diunggah salah satu akun milik santri di Instagram.
Baca Juga: Viral Emak-emak di Sumut Naik Mobil Curi Beras Diapit di Paha, Begini Kata Polisi
Berita Terkait
-
Baru Sehari Menikah, Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan
-
Suami Pertama Owner Toko di Bulukumba Bantah Selingkuh: Nona Ike Nikah Lebih Dulu!
-
Viral Lowongan ART Gaji Rp1 Juta, Netizen Murka: VOC Aja Enggak Gitu-Gitu Amat!
-
Viral Kisah Pak Untung, Guru Tanpa Tangan di Madura Jago Menulis Huruf Arab
-
Viral Dodit Kucing Gembrot Jadi Artis Google Maps, Titik Lokasinya Diburu
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor
-
Berani Bicara! Kasus Ayah Tiri di Serang Terbongkar Setelah Korban Melapor ke Ayah Kandung
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Ratusan Warga DKI dan Jabar Serbu Domisili Baru di Kabupaten Tangerang, Apa Alasannya?