SuaraBanten.id - Fahri Hamzah baru-baru ini ngotot menyatakan bahwa dirinya bukan pendukung Jokowi. Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini juga dengan tegas menyatakan dirinya ogah jadi bagian dari pemerintah.
Pernyataan Fahri Hamzah itu diungkapkan melalui akun Twitternya @Fahrihamzah, Jumat (4/3/2022) kemarin. Fahri Hamzah bahkan mengaku bukan pemilih Jokowi selama dua periode kepemimpinannya.
“Sekali lagi saya selama dua periode bukan pemilih pak Jokowi,” tulis Fahri Hamzah dalam cuitannya dikutip dari Terkini.id (Jaringan Suara.com).
Ia juga menegaskan bukan merupakan pendukung mantan Wali Kota Solo dan tidak pernah menjadi tim suksesnya.
“Bukan pendukung Jokowi, tidak pernah menjadi tim sukses pak Jokowi,” tulis Fahri Hamzah melanjutkan.
“Dan tidak ingin menjadi bagian dari pemerintahan pak Jokowi,” tulis Fahri Hamzah melanjutkan.
“Tapi saya tidak mau ada presiden lagi yang berakhir secara tragis dan memalukan,” tulis Fahri Hamzah menandaskan.
Cuitan mantan kader Partai Keadilan Sejahtera itu pun tampak banyak menuai komentar netizen.
Akun Twitter @Zafana5758 menuliskan komentar pedas menyindir Fahri Hamzah dengan menuliskan Jokowi memang tidak mungkin menarik politisi Partai Gelora itu masuk pemerintahan lantaran masih ada banyak opsi lain yang lebih baik untuk ditarik masuk pemerintahan.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Penceramah Radikal Versi BNPT
“Memang ga mungkinlah pak @jokowi mau narik loe masuk pemerintahan,” tulis sang netizen dalam kolom komentar cuitan twitter @Fahrihamzah, dilansir Sabtu (5/3/2022).
“Masih banyak pilihan yang lain, dan soal pengunduran Pilpres, beliau udah tegas berkali2,… tidak ada,” tulis sang netizen melanjutkan.
“Jd ga usah menghayal sampe makzulin presiden. Mimpi di siang bolong!,” tulis sang netizen menandaskan.
Berita Terkait
-
Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?
-
Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?
-
Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi
-
Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?
-
Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel