SuaraBanten.id - YouTuber Bobon Santoso optimis kroni-kroni Indra Kenz bakal ikut dijebloskan ke penjara dalam beberapa waktu mendatang. Sebagai informasi, Indra Kenz diancam 20 tahun penjara setelah resmi dinyatakan sebagai tersangka kasus investasi bodong aplikasi Binomo.
Beberapa afiliator Binomo lain selain Indra Kenz, masih belum ditangkap polisi sebagaimana Doni Salmanan. Dipantau dari kanal YouTube-nya, Doni Salmanan telah menghapus sejumlah konten video binary option.
Menurut Bobon Santoso, penangkapan afiliator lain seperti Indra Kenz hanyalah masalah waktu.
"Semua 'sultan' akan Bareskrim pada waktunya," tulis Bobon Santoso dikutip dari Instagram @lambe_turah.
Sebagai orang yang vokal terhadap afiliator binaro option, Bobon Santoso bersyukur akhirnya Indra Kenz ditangkap polisi.
"Puji Tuhan. Alhamdulillah gak musti jadi afiliator," tulis Bobon Satoso soal ikrar menjadi afiliator jika Indra Kenz dkk tidak ditangkap polisi.
Pasalnya, menurut Bobon Santoso, kasus investasi bodong ini telah menelan banyak korban ketimbang kasus MLM.
"Kasus yang bergulir saat ini bukan sekadar penyelesaian laporan korban. Tapi lebih penyelamatan generasi bangsa Indonesia," sambungnya.
Oleh karena itu, Bobon Santoso mengingatkan agar tidak tergiur dengan harta melimpah tanpa hasil usaha.
Baca Juga: Indra Kenz Kasih Pacar Duit Jajan Rp 2 M, Nikita Willy Ungkap Alasan Lahiran di AS
"Sukses bergelimang harta itu bisa, tetapi butuh proses, sulit, kerja keras, dan tidak instan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dinan Fajrina Diam-Diam Sudah Jadi Ibu, Istri Doni Salmanan Ungkap Kehamilan yang Disembunyikan
-
Bobon Santoso Percaya Cerita Pelaku Pemukulan, Bro Ron Kesenggol: Bon, Yakin Mau Ikutan?
-
Muncul Kabinet YouTuber, Ferry Irwandi dan Bobon Santoso Rebutan Posisi Kepala BGN
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano