SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menghadiri sekaligus membuka acara Seminar Kajian Kebangsaan, Kenegaraan dan Ketertiban Pemuda Pancasila Keluarahan Warnasari yang berlokasi di Aula Kelurahan Warnasari, Sabtu (26/02).
Dalam sambutannya, Helldy mengapresiasi seminar kebangsaan yang diselenggarkan oleh Pemuda Pancasila Kelurahan Warnasari.
"Saya sangat mengapresiasi kepada Pemuda Pancasila Kelurahan Warnasari atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dan Kenegaraan ini, dan seminar ini juga menjadi kajian rutin bulanan dari Pemuda Pancasila Kelurahan Warnasari," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Helldy menyampaikan bahwa pendidikan menjadi hal penting untuk memajukan suatu daerah.
"Pendidikan menjadi salah satu dasar untuk memajukan daerah, oleh sebab itu di masa pemerintahan kami ini pendidikan menjadi hal yang sangat penting," ucapnya.
"Di Cilegon ini ada ketidakseimbangan antara jumlah SD dan SMP dimana banyak yang kaya masuk ke Negeri dan yang miskin masuk ke swasta, karena kita Cinta terhadap Cilegon maka dalam kurun waktu 4 bulan alhamdulillah kami telah mendirikan SMP 12,13,14 dan 15," sambungnya.
Selain itu, Helldy juga mengatakan bahwa pendidikan yang baik dapat meminimalisir pengangguran dan kriminalitas.
"Selama ini banyak warga Cilegon yang harus sekolah di Bojonegara karena adanya ketidakseimbangan pendidikan tadi, serta bisa jadi juga akan putus sekolah karena dengan minimnya pendidikan maka akan berdampak pada pengangguran serta dapat memicu terjadinya kriminalitas," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Helldy berharap seminar ini dapat meningkatkan pemahaman anak muda Cilegon dalam memahami nilai - nilai pancasila.
Baca Juga: Tak Larang Buka Puasa Bersama dan Sahur On The Road, Wali Kota Cilegon Wanti-wanti Soal Ini
"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mengingatkan kembali arti pancasila di kalangan anak muda serta dapat menambahkan semangat anak muda dalam mengamalkan nilai - nilai pancasila di kehidupan sehari - hari," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
KPK Endus Aliran Uang Berjenjang ke Pemuda Pancasila di Kasus Tambang Rita Widyasari
-
Ini Alasan KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
-
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini