SuaraBanten.id - Kabar mengejutkan. Desainer Arnold Putra disorot netizen lantaran ia diisukan menjadi orang di balik pemesanan paket organ manusia yang berasal dari Brazil. Kabar ini tampaknya mengingatkan publik pada kontroversi lain yang pernah dibuat Arnold Putra.
Arnold Putra ini merupakan desainer yang membuat tas dengan bahan tulang belakang manusia. Aksinya mendesain tas dengan bahan tersebut sempat viral pada 2016 lalu. Simak beberapa kontroversi Arnold Putra berikut ini.
1. Tas dari Tulang Belakang Manusia
Bukan replika atau miniatur, tulang belakang yang dijadikan tas ini benar-benar asli dan sudah diverifikasi. Tulang belakang yang digunakan sendiri adalah berasal dari anak kecil yang mengalami osteoporosis.
Tas yang diberi nama Alligator Tongue Basket Bag ini merupakan handmade, dan memadukan lidah buaya dan tulang belakang sebagai bahan utamanya. Sontak, desain ini membuat publik mengungkapkan banyak tanggapan terkait Arnold, mulai dari komentar pedas dari sisi kemanusaiaan, hingga kekaguman atas kreativitasnya.
2. Isu Pemesanan Organ Manusia
Yang terbaru adalah isu pemesanan organ tubuh manusia yang didatangkan dari Brazil. Yap, mengingat kontroversi yang sebelumnya muncul, banyak orang yang beranggapan bahwa pemesanan organ manusia ini akan berhubungan dengan karya terbarunya.
Meski belum ada konfirmasi jelas dari pihak Arnold Putra, namun asumsi publik terlanjur menjadi bola liar. Kita nantikan kabar selanjutnya dari isu terbaru terkait kontroversi Arnold Putra ini.
3. Menjelajah Suku Pedalaman
Arnold Putra juga dikabarkan sering melakukan ekspedisi dan penjelajahan pada suku-suku pedalaman yang belum atau jarang dijangkau oleh mata kamera. Selain belajar, ia juga menukar barang-barang mewah yang dibawanya dengan barang berharga dari suku tersebut.
Namun kabar juga beredar bahwa barang mewah yang ditukarkan oleh Arnold merupakan barang palsu, sehingga bisa termasuk upaya penipuan. Meski demikian hingga saat ini tak ada kabar lebih lanjut terkait isu ini.
4. Ke Paris Fashion Week dengan Seragam Mirip Ormas
Paris Fashion Week merupakan acara bergengsi kelas dunia yang selalu dinantikan. Kembali lagi, Arnold Putra datang dengan busana yang sangat mencengangkan. Seragam dengan motif loreng hitam dan orange atau merah, membuatnya sangat mirip dengan seragam salah satu ormas di Indonesia, seragam Pemuda Pancasila.
Hal ini justru mendapat tanggapan positif dari beberapa pihak, yang menyatakan bahwa ini bisa jadi upaya nyata menduniakan ideologi Pancasila. Itu tadi beberapa kontroversi Arnold Putra yang bisa didokumentasikan.
Tag
Berita Terkait
-
JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia
-
Fantastica, Saat Imajinasi Tanpa Batas Menjadi Inspirasi Baru Fashion Indonesia
-
5 Koleksi Tas Hermes Erling Haaland, Seri Birkin Jadi Favorit Sang Striker
-
Tas Ajaib Ema
-
5 Cara Merawat Tas Kulit Sintetis yang Benar, agar Tidak Mudah Mengelupas
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta