SuaraBanten.id - Video pernyataan Ustaz Ihsan Tanjung baru-baru ini tidak sepakat menyebut Islam agama paling benar menyorot perhatian publik. Menurutnya Allah SWT tidak pernah mengatakan hal seperti itu dalam ayat Alquran.
Kata Ustaz Ihsan Tanjung, Allah mengatakan Islam sebagai Dinul Haq atau agama yang benar dan bukan agama paling benar.
Pernyataan Ustaz Ihsan Tanjung diungkapkan dalam video ceramahnya yang tayang di Chanel Youtube Pencari Ilmu, Selasa (22/2/2022)
“Mengucapkan kalimat begini pun hati-hati, Pak. Islam agama paling benar, itu juga tidak benar. Karena gak ada ayatnya Allah mengatakan Islam agama paling benar,” ujar Ihsan Tanjung dikutip dari Terkini.id--Jaringan Suara.com.
Ustaz Ihsan Tanjung menjelaskan, yang Allah katakan dalam ayat Alquran bahwa Islam itu Dinul Haq yang artinya agama yang benar dan bukannya ‘paling’ benar.
“Yang Allah katakan, Islam itu dinul haq, agama yang benar,” tegas Ustaz Ihsan.
Meski dua pernyataan itu sangat mirip, Ihsan Tanjung memastikan keduanya sejatinya berbeda. Karena, menurutnya, jika seseorang mengatakan ‘Islam agama paling benar’ maka secara tak langsung dia mengakui keberadaan agama-agama lainnya.
“Beda sekali, Pak. Kalau anda mengakui Islam adalah agama paling benar, berarti anda mengakui bahwa agama lain juga benar, cuma kurang benar saja,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ihsan Tanjung kembali menegaskan bahwa Allah dalam Alquran tak pernah menyebut Islam agama paling benar namun Tuhan hanya mengatakan Islam agama yang benar.
“Allah enggak pernah bilang gitu! Sekali lagi Allah bilang Islam itu Dinul Haq atau agama yang benar. Kalau Allah bilang Islam adalah agama yang benar, agama yang lain apa, Pak? Ya batil!,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal
-
Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut
-
OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam
-
Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil