SuaraBanten.id - Keseringan bermain game on line, membuat Livy Renata dikenal para pemain Mobile Legend (ML), Valorant, juga Players Unknown Battle Ground (PUBG). Tak heran kalau Lily menjadi salah satu selebgram yang terkenal di dunia e-Sport.
Livy Renata memang bukan pro player dan hanya bermain game online sebagai hobi. Namun karena kecantikan, keseksian, hingga konten menarik lewat TikTok-nya namanya semakin dikenal bahkan ditunjuk sebagai brand ambassador tim e-Sport bernama Alter Ego.
Tugas Livy sebagai brand ambassador bukanlah untuk bermain game secara profesional melainkan mempromosikan timnya. Namanya semakin dikenal setelah beberapa kali memposting video pendek di Tik Tok.
Perawakannya yang oriental membuat banyak orang yang menjadi pengikutnya. Di balik wajahnya yang cantik dia menguasai empat bahasa. Hal ini yang membuatnya diundang di program Lapor Pak. Penasaran, berikut profil Livy Renata.
1. Biodata
Gadis cantik bernama asli Livia Renata ini lahir di Jakarta, 26 Maret 2002. Kecantikan wajahnya mampu memikat banyak orang apalagi ia memiliki garis wajah oriental yang kental. Wajar soalnya Livy Renata merupakan keturunan Taiwan. Ia bahkan memiliki nama China yaitu Yang Lifei.
2. Empat Bahasa
Tinggal di lingkungan multikultural membuat Livy Renata menguasai banyak bahasa. Ia bahkan cukup kesulitan menggunakan bahasa Indonesia sebab di rumah ia memakai bahasa Inggris dan Mandarin.
Sementara di sekolah ia berbicara dengan bahasa Inggris. Satu lagi bahasa yang ia kuasai adalah bahasa Jepang. Ia belajar bahasa Jepang dari sepupunya yang keturunan Jepang. Jadilah Livy Renata menguasai empat bahasa yaitu Inggris, Mandarin, Jepang, dan bahasa Indonesia.
3. Pendidikan
Baca Juga: Profil dan Biodata Livy Renata, Brand Ambassador Tim E-Sport yang Jago 4 Bahasa
Livy menempuh pendidikan di sekolah Internasional yang membuat banyak orang penasaran dengan kehidupan pribadinya dan latar belakang keluarganya.
Livy bersekolah di Bina Bangsa International School yang menjadi salah satu sekolah internasional favorit. Dalam sebuah acara yang dipandu Surya Insomnia, Livy Renata mengaku bahwa biasa SPP per bulannya adalah Rp8.5 juta. Untuk uang saku ia juga mengaku mendapat uang saku cukup besar, bahkan ada temannya yang mendapat uang jajan satu juta rupiah.
4. Dijuluki Princess
Hidup berkecukupan dan sudah bisa menghasilkan uang sendiri, Livy Renata mengaku pernah bekerja part time di sebuah kafe untuk mengisi waktu luang.
Namun saat berangkat kerja ia diantar dengan supir. Ia bahkan membeli makanan di kafe yang menjadi tempatnya bekerja. Karena hal ini ia pun dijuluki princess oleh rekan kerjanya. Livy Renata juga dikenal sebagai crazy rich karena gaya hidup dan kekayaan yang ia miliki.
5. Perjalanan Karier
Berita Terkait
-
Awkarin Disindir Cuci Tangan Usai Koar-Koar Mengeluh Harga Lele Mahal di Australia Gegara Inflasi
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
6 Fakta Miris Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang
-
Biang Kerok Polusi Udara di Tangerang
-
Viral Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang, 2 Orang Luka dan Balita Terinjak
-
Waspada! Kenaikan Kasus ISPA Tangerang Mengancam Anak Usia 0-5 Tahun, Ini Penyebabnya
-
Pengusaha Perempuan di Banten Didorong Optimalkan AI dan Digitalisasi Produk