SuaraBanten.id - Timnas Indonesia berhasil menggeser Singapura dari pot ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 usai meraih dua kemenangan di ajang FIFA A Matchday melawan Timor Leste, 27 dan 30 Januari lalu.
Anak asuh Shin Tae-yong berhasil menggasak Timor Leste dalam dua kali pertemuang masing-masing dengan skor 4-1 dan 3-0.
Kemenangan atas Timor Leste ini membuat Timnas Indonesia meraih 7,65 poin. Tak pelak, penambahan poin ini membuat ranking tim Merah Putih melejit.
Meski ranking FIFA yang naik membuat Timnas Indonesia masuk ke pot ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023, tetap saja skuat Garuda punya potensi bergabung di grup neraka.
Dilansir dari laman FIFA, ranking Timnas Indonesia yang sebelumnya ada di peringkat ke-164, kemudian naik ke peringkat 160 menggeser Singapura.
Karena berhasil menggeser Singapura di ranking FIFA, alhasil Timnas Indoensia pun lantas masuk ke pot 3 guna drawing Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 24 Februari 2022 mendatang.
Naiknya Timnas Indonesia ke pot 3 otomatis membuat tim Merah Putih berkesempatan berada dalam satu grup dengan tim lemah dari pot ke-4.
Hanya saja hal tersebut tak menghilangkan fakta bahwa Timnas Indonesia tetap bisa saja tergabung ke grup neraka kendati ada di pot 3 Drawing Kualifikasi Piala Asia 2023.
Lantas, seberapa besar potensi Timnas Indonesia masuk ke grup neraka di Drawing Kualifikasi Piala Asia 2023 nanti?
Baca Juga: 3 Pemain Eropa yang Tolak Pinangan Timnas Indonesia, Salah Satunya Setim dengan Gianluigi Buffon
Sebagai informasi, drawing Kualifikasi Piala Asia 2023 akan diikuti oleh 24 negara yang terbagi dalam empat pot. Adapun pembagian pot ini dibagi berdasarkan status setiap negara atau ranking FIFA.
Sebanyak 13 negara besar, termasuk tuan rumah China dan juga wakil ASEAN Vietnam, telah memastikan diri lolos lewat jalur Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Australia, dan Qatar.
Sisanya, akan diperebutkan oleh 24 tim lewat babak kualifikasi, di mana nantinya enam juara grup dan lima runner up terbaik akan melaju ke putaran final.
Jika dilihat dari pembagian pot yang ada, Timnas Indonesia berpotensi bertemu negara kuat Asia lainnya yang ada di pot 1 dan pot 2.
Di pot 1 ada enam negara kuat yakni Uzbekistan, Bahrain, Yordania, Kyrgyzstan, Palestina dan juga India. Sedangkan di pot 2 ada Tajikistan, Filipina, Turkmenistan, Kuwait, Hong Kong, dan rival Indonesia di ASEAN, Thailand.
Dengan kata lain, Timnas Indonesia berpeluang besar berhadapan dengan dua negara dari 12 negara di pot 1 dan pot 2 tersebut yang nantinya akan ditambah satu negara dari pot 4.
Berita Terkait
-
Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna
-
Mitchell Baker vs Luke Vickery: Adu Statistik, Siapa Pilihan John Herdman di Starting XI Indonesia?
-
Emil Audero Kembali Dipercaya Rayo Vallecano, Jadi Starter Lawan Osasuna di LaLiga Malam Ini
-
Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional
-
Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil