SuaraBanten.id - Baru-baru ini unggahan terkait wanita pesta seks bareng bule viral di media sosial. Mereka sengaja melakukan pesta seks dengan tujuan memiliki keturunan blasteran.
Pada 2020 silam, hal serupa juga sempat mengegerkan publik. Berdasarkan informasi yang beredar, pesta seks dilakukan beberapa wanita indonesia yang menginginkan anaknya berwajah bule atau blasteran.
“Dis ! gue nemu di grup eksp4t Indo. Jadi dia ceritain pengalaman dia selama tinggal di Indo. Dia pernah dapat undangan membuahi massal,” tulis akun Twitter @areajulid beberapa waktu lalu, dikutip terkini.id--Jaringan Suara.com dari Stylo Indonesia, Senin (31/1/2022).
“Jadi isi event-nya, cewek-cewek indo yang pengen punya anak bule blasteran, tanpa ikatan nikah gitu. Jadi bule-bulenya disuruh begituan,” ungkap cuitan akun tersebut.
Cuitan tersebut kini menjadi sorotan publik bahkan Salmafina Sunan hingga ikut mengomentari unggahan mengenai kabar tersebut yang diunggah akun gosip @lamiscorner.
“Biasanya yang ikut sperm donation ini kan untuk yang nggak punya anak atau untuk maaf “lesbian” marriage couple, kalo gay kan pake surrogate mommy (aku gak anti lgbt btw),” tulis Salmafina Sunan.
Salmafina pun mempertanyakan kenapa wanita-wanita itu tidak memilih ke Singapura saja. Kata dia, Singapura mempunyai bank sperma sehingga tidak perlu melakukan hubungan langsung.
Salnafina beranggapan, pilihan itu jauh lebih aman daripada harus mengadakan pesta seks. Putri Sunan Kalijaga itu juga mempertanyakan apakah pria-pria bule tersebut sudah menjalani tes kesehatan sebelum ikut pesta seks.
“Kalo emang horang kayah kenapa nggak singapore aja ya ke sperm bank buat dapet sperm donor?” tanyanya.
Baca Juga: Viral! Ibunda Perlakukan Kucing Istimewa Layaknya Anak, Anak Asli Ketar Ketir, Publik: Coba Lihat KK
“Kan bisa milih juga tanpa harus berhubungan langsung. Lebih safety nggak sih? Terus itu cowo2 nya di check kah kesehatannya?” sambungnya.
“Setau aku mau sperm donor atau surrogate mother itu mereka sebelumnya di videoin dulu di wawancara dulu sama si “agent” nya. Aku gatau bahasanya apa selain agent.” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kata-kata Hesti Purwadinata Buat Mahasiswa yang Demo Hari Ini, Netizen: Bukan Artis Istana
-
Raksasa Teknologi Singapura Ikut Perluas Ekonomi Digital RI ke Kawasan ASEAN
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI
-
Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel