SuaraBanten.id - Pemkab Pandeglang menutup Alun-alun Pandeglang pada perayaan malam Tahun Baru 2022 mendatang. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 varian omicron masuk ke Pandeglang.
Rencana Alun-alun Pandeglang ditutup tampak terlihat dari baliho penutupan yang terpampang di Alun-alun Pandeglang. Tak hanya Alun-alun Pandeglang, lapangan disetiap desa, termasuk taman-taman juga ditutup saat malam tahun baru.
Kepala Dishub Kabupaten Pandeglang Tatang Muhtasar membenarkan hal tersebut. Kata dia, penutupan ini dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) untuk mengantisipasi penularan Covid-19 termasuk varian Omicorn.
“Pokoknya di alun-alun kosong, gak ada orang gitu, alun-alunnya yang ditutup ya bukan jalannya. Instruksi mendagri itu menyatakan bahwa dilarang berkerumunan di alun-alun, tanah lapang ataupun tertutup termasuk alun-alun itu,” ungkapnya dilansir dari Bantenhits.com--Jaringan suara.com.
Kata Tatang, lampu penerangan Alun-alun juga akan dipadamkan pada Jumat-Minggu 2 Januari 2022 malam.
“Lampu dipadamkan. Saya akan padamkan itu, kalau lampu kewenangannya ada di kami, dari malam sabtu kami tutup, pemadaman dilakukan setelah jumatan kita matikan sampai dengan malam Senin nanti,” ujarnya.
Untuk pengamanan malam pergantian tahun baru, ia menyiapkan 52 personel yang disebar di beberapa titik.
“Seluruhnya 52 personel ditempatkan di alun-alun, di pos pelayanan polisi terus pos pengamanan di Mengger sama di Carita,” katanya.
Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan, Dishub bersama dengan personel gabungan dari TNI dan Polri serta Satpol PP akan bersiaga di sejumlah tempat wisata dan memberlakukan kebijakan ganjil genap.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 30 Desember 2021 Pandeglang-Lebak Banten
“Sudah diantisipasi semuanya, baik dengan kepolisian atau TNI, Satpol PP dan semuanya. Barangkali terjadi seperti penumpukan kendaraan akan dibalikin lagi,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano