SuaraBanten.id - Polres Cilegon melakukan uji coba ganjil genap di Jalan Raya Cilegon, dalam rangka persiapan libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Pada penerapan uji coba tersebut, banyak wisatawan yang terjebak macet saat hendak berlibur ke Pantai Anyer, Banten.
Pantauan wartawan di lokasi, terlihat bus-bus pariwisata berhenti di pinggir jalan akibat pengalihan arus ganjil genap.
Salah seorang wisatawan Andi dari Bogor yang akan berlibur ke Anyer bersama rombongannya menggunakan bus terjebak macet.
“Macet banget, enggak efektif ini sistem ganjil genap. Udah dari jam 10 kurang di sini tapi jalan juga bentar-bentar aja,” ujarnya.
Titik uji coba yang diberlakukan oleh Polres Cilegon yakni di Simpang Jalang Lingkar Selatam (JLS), Simpang Teneng, dan Simpang Puskesmas (jalur alternatif dari Mancak).
Keadaan tersebut juga dialami oleh Doni salah seorang pekerja di sebuah pabrik daerah Ciwandan, Kota Cilegon.
“Ini saya mau kerja juga jadi kena macet, meski pakai motor bisa nyalip-nyalip tapi ya sama saja ini kena macet,” kata Doni.
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, uji coba ini dilakukan agar masyarakat juga mulai tahu, bahwa jelang Natal dan Tahun Baru akan diterapkan ganjil genap.
Baca Juga: Kampung Syiah di Bogor Pengikutnya Cukup Banyak, Ini Kata Warga Setempat
“Kita lakukan uji coba dahulu supaya masyarakat mengetahui, kalau ada komplain pasti ada komplain dari masyarakat. Tapi dengan adanya sosialisasi dan uji coba ini kami harapkan masyarakat mengerti. Ingat pandemi Covid-19 belum selesai, di negara lain ada virus baru dikhawatirkan akan menimbulkan gelombang ketiga. Pemerintah pusat mengatur ini untuk kebaikan bersama," ujarnya.
Pemberlakuan sistem ganjil genap akan dimulai pada 24 Desember-2 Januari 2022 dan pengetatan di tempat wisata pun akan dilakukan dengan maksimal pengunjung yakni 75 persen.
Berita Terkait
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Soal Persekusi Transpuan Bogor, Yusril Tegaskan Perpres 111 Bukan Legitimasi Tindakan Vigilante
-
Perhatian Penumpang KRL Bogor, Jalur Naik-Turun Berubah Tapi Jadwal Tetap Normal
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Bus Langsung PIK 2 Dukuh Atas Mulai Beroperasi 3 Agustus, Gratis Selama Lima Hari Pertama
-
TPA Dengung Lebak Banten Terbakar
-
BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Peran Danantara Dorong Ekonomi Nasional
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten