SuaraBanten.id - Untuk mengantisipasi serangan siber Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tangerang bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kerjasama tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Government-Computer Security Incident Response Team (Gov-CSIRT).
“Diperlukan pengembangan kemampuan respons yang tepat dalam insiden keamanan siber dengan pendekatan yang sistematis dan juga terstruktur,” kata Tini Wartini selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang dalam keterangan persnya, Kamis (9/12/2021) kemarin.
Diskominfo Kabupaten Tangerang pun mengidentifikasi kebutuhan dalam proses persiapan, penanganan pra dan pasca serangan keamanan siber.
Perlu diketahui, Gov-CSIRT merupakan tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan serta aktivitas insiden keamanan siber.
“Nantinya seluruh Perangkat Daerah (PD) akan menjadi anggota dalam Tim Gov-CSIRT agar mawas terhadap kerentanan serangan siber dan siap dalam menghadapinya,” tuturnya.
Kewaspadaan soal serangan siber itu sendiri ditekankan pada layanan 118 aplikasi yang menggunakan subdomain tangerangkab.go.id.
Dia berharap dengan adanya Tim Gov-CSIRT Kabupaten Tangerang, dapat mendukung sistem elektronik atau ruang siber yang aman pada sektor pemerintah khususnya di Kabupaten Tangerang.
“Selain melindungi sistem elektronik dari serangan siber, Pembentukan Tim Gov-CSIRT nantinya juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehandalan aplikasi yang digunakan di Kabupaten Tangerang,” harapnya.
Baca Juga: Modus Bisnis Minyak Goreng, Wanita di Periuk Tangerang Tipu Puluhan Warga Hingga Miliar
Berita Terkait
-
16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen dalam 6 Bulan
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?