SuaraBanten.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cilegon menggeruduk Pemkot Cilegon, Kamis (9/12/2021). Mereka menyoroti Janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta (Helldy-Sanuji).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa jalan mundur untuk menggambarkan tidak adanya perubahan yang nyata bahkan pengelolaan Kota Cilegon dianggap cenderung mundur.
“Sejalan dengan peringatan hari anti korupsi, Cilegon hari ini masih jauh dari kata bebas korupsi, masih banyak kasus-kasus yang sudah maupun belum terungkap, yang terbaru adalah dugaan korupsi di dua BUMD yang ada di Kota Cilegon yaitu BPRS ( Bank Pembiayaan Rakyat Syariah) dan PT. PCM (Pelabuhan Cilegon Mandiri), dimana ini membuktikan masih lemahnya pengawasan dan profesionalisme kerja-kerja dari para pejabat Cilegon sampai sekarang,” ujar Muhammad Samiu selaku Korlap Aksi.
Samiu mengungkapkan, sejak Kota Cilegon dipimpin Helldy-Sanuji keterbukaan informasi dinilai rendah. Ia menyoroti keterbukaan khususnya dalam masalah beasiswa pendidikan yang termaktub dalam point kartu Cilegon Sejahtera (KCS).
Menurutnya, tidak ada transparansi dan kejelasan informasi secara menyeluruh mulai dari seleksi peserta sampai syarat menjadi penerima beasiswa. Hal itu, kata Samiu bertetentangan dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Sedangkan terkait pemberantasan korupsi di Kota Cilegon, mahasiswa menilai masih jauh dari harapan.
“Hari ini kita berada pada titik dimana pemberantasan korupsi masih jauh dari harapan,” ujarnya.
Berikut pernyataan sikap lengkap PC PMII Ciegon diantaranya :
- PMII Kota Cilegon mendesak Pemkot Cilegon harus merealisasikan janji-janji politik dengan memenuhi hak masyarakat Kota Cilegon, salah satu nya membuat pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan indrustri hari ini.
- PMII Kota Cilegon mendesak keterbukaan informasi terkait kepentingan publik, khususnya informasi mengenai masalah beasiswa pendidikan dalam kartu KCS.
- PMII Kota Cilegon Menuntut reformasi birokrasi dari hulu sampai hilir.
- PMII kota Cilegon menuntut pelibatan masyarakat Cilegon dalam pengelolaan PT PCM.
- PMII Kota Cilegon menuntut Walikota untuk menghentikan aksi pencitraan media, karena urgensi masyarakat Cilegon saat ini adalah kesejahteraan di segala bidang.
- PMII Kota Cilegon menuntut dilakukannya rekayasa peningkatan SDM di segala lini khususnya lingkungan ASN demi tercapainya kerja-kerja professional dan bersih.
- PMII Kota Cilegon mendesak untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana Korupsi di PT PCM dan BPRS.
- PMII Kota Cilegon mendesak untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Walikota Cilegon dalam kasus korupsi aliran dana Dinas Perhubungan (Dishub).
Baca Juga: Mantan Kadishub Cilegon Ungkap Uang Suap Izin Parkir Mengalir ke Wali Kota Cilegon
Berita Terkait
-
PB PMII Rombak Pengurus, Ahmad Syahrul Fadhil Resmi Jabat Sekjen Baru
-
Gejolak Timur Tengah Jadi Sorotan! IKA-PMII Undang Wamenkeu Bahas Dampak Ekonomi Nasional
-
Idrus Marham Usul Muktamar PBNU Dipercepat ke Mei 2026 demi Akhiri Konflik
-
Bakar Ban saat Demo Berujung Petaka, Mahasiswa PMII Terbakar Selepas Massa Bakar Ban
-
Panas! Kaesang Ditantang Aktivis Medsos dan Eks Ketum PMII, 187 Ribu Kader Siap Memilih
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial