SuaraBanten.id - Netizen cukup ramai menyoroti video seorang ulama yang mengaitkan antara letusan Gunung Semeru dengan pengusiran seorang Habib (keturunan Nabi Muhammad) dari Lumajang. Dalam video yang beredar, ulama tersebut juga mengaitkan ceritanya dengan kasus penembakan 6 pengawal Habib Rizieq Shihab di KM 50 Cikampek.
Ulama ini mengatakan pihaknya khawatir bahwa jika keadilan tidak ditegakkan, maka aka nada letusan yang lebih dasyat daripada letusan di Lumajang.
Dilansir dari Terkini.id--Jaringan Suara.com, sosok dalam video tersebut adalah KH Imam Mu’ti, ulama asal Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura. Ia juga tergabung dalam Aliansi Ulama Madura (AUMA).
Imam Mu’ti menceritakan kisah seorang Habib bernama Muhdlor bin Ali Al-Muhdlor yang selamat dari Erupsi Gunung Semeru.
Katanya, Habib Muhdlor yang merupakan guru ngaji awalnya tinggal di sebuah rumah waqaf di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Namun, tiga hari sebelum Semeru meletus, Habib Mudhor diusir oleh salah satu anak dari pemilik rumah yang katanya diwaqafkan itu.
“Dikabarkan 40 orang desa yang mengusir Habib Muhdlor menghilang semua, namun sekarang Habib Muhdor dalam keadaan selamat. Itu kejadian tiga hari sebelum meletusnya Gunung di Lumajang,” ujar Imam Mu’ti.
Imam pun menilai bahwa pengusiran tersebut merupakan suatu tindakan kebencian kepada seorang habib. Ia lantas menyinggung peristiwa penembakan enam pengawal Rizieq Shihab juga merupakan suatu tindakan kebencian.
“Kami kuwatir kalau tidak ditegakkan seadil-adilnya akan ada letusan yang lebih dahsyat dari pada Lumajang,” kata Imam Mu’ti.
“Semoga dengan kejadian Gunung meletus ini kita semua dapat mengambil ibrahnya,” sambungnya.
Baca Juga: Apa Arti Mimpi Gunung Meletus? Ini Jawabannya
Netizen dengan nama akun Arya Soma yang mengunggah video ini di Twitter pun menyesalkan pernyataan Imam Mu’ti.
“Bisa-bisanya dia melakukan kebohongan depan anggota DPR RI. Kok Tega dia mengkait-kaitkan Bencana Letusan Gunung Semeru dengan kejadian yang di alami oleh keluarga Habib Muhdhor,” kata netizen itu.
“Padahal kejadiannya sudah beberapa tahun yang lalu. Dia bilang Kejadian tiga hari sebelum Letusan Gunung Semeru,” sambungnya.
Berita Terkait
-
Catatan Bencana Alam di Indonesia 2025: Dari Erupsi Gunung Hingga Banjir Sumatra
-
MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue
-
Bupati Adalah Conductor dan Arranger Program MBG di Daerah
-
Masyarakat Lumajang Merasakan Dampak Positif Penerapan Program MBG
-
Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Sihir Niskala Hipnotis Ribuan Warga, Padukan Karinding dan Musik Kekinian
-
Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
-
Belasan Warga Badui Tewas Digigit Ular Tanah, Apa Kendalanya?
-
Cek Jadwal KRL Rangkasbitung-Tanah Abang 2 Januari 2026: Kejar Kereta Pagi Biar Weekend Lebih Cepat
-
Destinasi Wisata Religi Terpopuler di Banten untuk Awali Tahun 2026 dengan Berkah