SuaraBanten.id - Sejumlah nama diumumkan mengisi jajaran direksi dan komisasris PT Pelabuhan Cilegon Mandiri, Senin (29/11/2021) sore. Pengumuman sejumlah nama tersebut dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT PCM.
Posisi Direktur Utama PT PCM diisi Muhammad Willy, untuk Direktur Operasional 2021-2026 bakal diisi oleh Eko Didik Harnoko. Sementara posisi Komisaris unsur Independen diisi oleh Nur Sukma dan Komisaris dari Unsur Pemerintah daerah yakni Syafrudin.
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengklaim baru mengenal seluruh jajaran Direksi dan Komisaris terpilih, kecuali Syafrudin yang juga diketahui merupakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon.
Helldy berpesan agar seluruh jajaran Direksi dan Komisaris terpilih bekerja dengan baik, menata kinerja korporasi dan berkomitmen memajukan PT PCM, seperti halnya yang ia nyatakan sudah dilakukan pemerintah daerah dalam era kepemimpinannya.
"Kami juga sudah mengaudit perihal kapal tugboat, dan dalam minggu depan kami lagi menyiapkan audit lewat BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) soal jalan (pembangunan akses menuju lahan Warnasari-red) yang notabene sampai saat ini saya juga bingung belum ada ujungnya tapi sudah habis sampai Rp39 miliar," kata Helldy bersemangat dalam RUPS-LB PT PCM.
"Nah Pak Willy jangan sampai tanda tangan bapak meneruskan (proyek lanjutan) jalan sisanya yang kurang lebih Rp48 miliar. Menurut saya belum waktunya lah, pelabuhannya belum ada tapi sudah bangun jalan. Jadi jangan pernah bapak tanda tangan, hati-hati Pak,” imbuh Helldy.
Dalam kesempatan itu, Helldy meminta Direksi dan Komisaris terpilih untuk intens berkoordinasi dengan Inspektorat menyangkut dengan sejumlah temuan di internal PT PCM.
“Karena ada beberapa temuan kami di situ, mengenai koperasi. Apakah koperasi itu perlu dilanjutkan atau tidak. Agar jangan sampai koperasi itu dijadikan ajang bancakan,” ujarnya.
Diketahui, proyek pembangunan akses lanjutan menuju lahan yang akan dibangun Pelabuhan Warnasari sudah dilelangkan dan dimenangkan melalui mekanisme KSO antara PT Arkindo dan PT Marina Cipta Pratama. Lelang dilakukan awal Januari 2021 lalu seperti yang tertuang dalam surat panitia pemilihan lelang nomor 040/Panpel-Akses2/PCM/I/2021.
Baca Juga: Buruh Geruduk Pemkot Cilegon, Minta UMK Naik dan UMSK Dibayar
Lantaran terjadi transisi kepemimpinan kepala daerah Februari 2021 lalu dan kekosongan jabatan Direksi PT PCM sejak April 2021 diduga akhirnya melatarbelakangi proyek senilai Rp48,4 miliar tersebut tak kunjung dilaksanakan.
Direktur Utama PT PCM, Muhammad Willy mengungkapkan, pihaknya akan bekerja sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Walikota sebagai pemegang saham terkait dengan proyek akses jalan lanjutan itu.
“Kita akan ikuti arahan dari pemegang saham, karena kami kan diberikan amanah untuk menjalankan dan memimpin perusahaan ini. Jadi kalau pemegang saham sudah berstatemen seperti itu kita akan lihat, kita evaluasi seperti apa. Karena apa yang sudah disampaikan pemegang saham itu tentunya ada sebuah konsekuensi, jadi saya belum bisa jawab banyak tentang (proyek) jalan itu,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Rekam Jejak 'Si Raja Licin' Agat: Mafia Timah yang Berkali-kali Lolos, Kini Kembali Diringkus
-
Menyentuh, Siswa Teluknaga Rayakan Hardiknas 2026 dengan Belajar Coding Lewat Minecraft
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Kalcer 2026: Keren Gak Harus Mahal, Budget di Bawah 500 Ribu