SuaraBanten.id - Pegiat media sosial, Nicho Silalahi menyinggung soal pelaksanaan Reuni 212 yang rencananya digelar pada Desember mendatang. Menurutnya, kegiatan itu bukan hanya milik umat Islam.
Hal terkait Reuni 212 itu disampaikan Nicho Silalahi lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Minggu 28 November 2021. Ini 3 Alasannya.
1. Menegakkan Keadilan
Menurutnya, Reuni 212 dilakukan demi menegakkan keadilan.
“Woi Reuni 212 Bukan Hanya Milik Umat Islam Saja, Tapi Reuni 212 Juga Milik Seluruh Rakyat Yang Ingin Tegaknya KEADILAN Maka Mari Kita GasPol,” cuit Nicho Silalahi. Nicho pun lantas menyinggung soal ketidakadilan yang menimpa Imam Besar (IB) Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menurutnya begitu gampang dikriminalisasi.
2. Kriminalisasi Oleh Aparat
Ia juga menyinggung soal enam pengawal Habib Rizieq Shihab yang menurutnya begitu mudah dibunuh aparat. Aktivis itu pun menilai, bukan tidak mungkin rakyat Indonesia juga akan diperlakukan sama seperti HRS maupun enam pengawalnya yang tewas dibunuh itu.
“Jika seorang IBHRS Aja dengan gampangnya mereka Kriminalisasi dan membunuhi para Pengawalnya, bukan tidak mungkin rakyat kecil lainnya mereka perlakukan hal yang sama,” tuturnya.
3. Ikut dalam Barisan
Oleh karena itu, Nicho Silalahi meminta seluruh rakyat ikut dalam barisan Reuni 212 untuk menegakkan keadilan di Indonesia. “Untuk itulah kita bersama dalam Reuni212PemersatuRakyat menyuarakan KEADILAN harus ditegakkan,” ujar Nicho.
Selain itu, Nicho Silalahi juga menyebut pihak yang disebutnya ‘cebong babi’ dan ‘anjing peking’ sudah gerah dengan gaung ‘Reuni 212 pemersatu rakyat’. “Woi Info A1 kalau CEBONG BABI dan ANJING PEKING sudah gerah jika kita gaungkan terus Reuni212PemersatuRakyat adalah sebuah Gerakan Untuk Memperjuangkan Keadilan. Ayo kencangkan terus Reuni212PemersatuRakyat,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
7 Fakta Reuni Akbar 212 di Monas, Isu Palestina Menggema Hingga Dihadiri Gubernur
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban