SuaraBanten.id - Korban kebakaran rumah di Matland City Jalan Crisan Asri, Petir, Cipondoh, Kota Tangerang alami luka bakar 90 persen. Akibat insiden kebakaran itu, empat orang tewas terpanggang.
Keempat orang korban tewas rumah mewah terbakar yakni berinsial J (35), E (31), Ja (5) dan Mr. X (60). Keempat orang ini hangus terbakar di dalam rumah.
Staf Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang, Lilik mengatakan, seluruh korban terpanggang dengan kodinsi lebih dari 90 persen hingga jasad hangus.
"Ya sudah hangus, kira-kira lebih 90 persen, ya hampir 100 persen," kata Lilik saat dihubungi suara.com, Selasa (9/11/2021).
Lilik mengungkapkan, salah satu korban yang tewas tengah hamil empat bulan.
"Iya benar korban (kebakaran rumah mewah) di tempat kami (RSUD Kabupaten Tangerang), (E) hamil empat bulan," ungkapnya.
Lilik mengungkapkan, pihaknya menerima empat jenazah korban kebakaran rumah di Matland City, Selasa (9/11/2021) sekira pukul 08.25 WIB.
Lilik mengungkapkan, salah satu korban yang tewas tengah hamil empat bulan.
"Iya benar korban (kebakaran rumah mewah) di tempat kami (RSUD Kabupaten Tangerang), (E) hamil empat bulan," ungkapnya
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Matland City Tangerang Sekeluarga Tewas, Termasuk Ibu Hamil Empat Bulan
Lebih lanjut, korban hanya dilakukan visum dan kini tengah diambil pihak keluarga.
"Hasil visum luar udah keluar jenazah. Kini bisa diambil keluarga," tandasnya.
Sementara itu, salah satu saksi mata, Juan (19) mengaku mendengar ledakan dari dalam rumah korban, sebelum akhirnya membakar tempat tinggal tersebut.
"Semua warga bangun karena ledakan-ledakan itu pertamanya," kata Juan menceritakan kejadian kebakaran.
Kata Juan, saat peristiwa itu terjadi, dirinya terbangun sudah dalam keadaan api yang besar. Ia melihat warga sekitar membagi tugas dengan membantu memadamkan api dan membereskan barang-barang yang mudah terbakar.
"Tiba-tiba api udah gede trus tetangga panik semua. Warga semua, tetangga, sibuk ngurusin barang masing-masing, kondisi rumah udah kebakar gede banget. Asep udah ngebul, tinggi, dan tetangga cuma bisa bantu pake ember segala macem segala cara yang kita punya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki
-
Mengawal Asa Siswa Penyintas Kebakaran Kebayoran Lama
-
Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis
-
Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama
-
Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman
-
Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang