SuaraBanten.id - Satu keluarga tewas terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cileles-Gunungkencana, Kamis (5/11/2021).
Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi diJalan Cileles-Gunungkencana, tepatnya di Kampung Sajir, Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.
Satu keluarga dilaporkan tewas seketika. yakni Atikah (45), Irwan (45) dan Riki (8) warga Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Mereka meregang nyawa setelah kendaraan motor yang dikemudikannya ditabrak oleh Toyota Avanza dengan kecepatan tinggi.
Menyadur dari Bantenhits -jaringan Suara.com, kabar dari pihak kepolisian menyebutkan, peristiwa itu terjadi ketika Honda Beat berpelat nomor A 2398 JH melaju dari arah Rangkasbitung menuju Gunung kencana.
Nahas, dari arah berlawanan terdapat sebuah Toyota Avanza berpelat A 1451 VZ yang dikemudikan S menyalip sebuah kendaraan yang berada di depannya.
“Jadi pengemudi Avanza ini nyalip mobil juga. Karena ngga dikasih jalan oleh mobil yang didepannya pengemudi memaksakan hingga menambah kecepatannya,” kata Kanit Laka Polres Lebak, IPDA Herry Susanto.
“Dari arah berlawanan datang motor yang berpenumpang tiga orang. Akhirnya kecelakaan tak terhindarkan,” tambahnya.
Menurut Heri, saat ini pengemudi Avanza sudah kita amankan dan dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Sejarah Tol Jombang-Mojokerto Lokasi Vanessa Angel Meninggal Kecelakaan
Meski demikian, Heri mengaku belum bisa memastikan bahwa pengemudi Avanza silver itu sebagai tersangka.
“Baru terduga saja. Kita masih nunggu SPDP dari Kejaksaan. Sore ini kita kabarin kang,”kata Herry.
“Kita masih koordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Lebak,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
-
Tabrakan Koridor 13, DPRD DKI Tak Terima Alasan Sopir Mengantuk: Direksi Transjakarta Akan Dipanggil
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang